PSBB Jakarta Berakhir 22 Mei, Anies Bilang 'Saya Minta untuk Tetap di Rumah'
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan tidak ada aktivitas umum yang dibolehkan beroperasi kecuali yang dikecualikan dalam aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut Anies, Jakarta tengah dalam kondisi penentuan terhadap fase Covid-19 dengan kecenderungan membaik.
"Kota sekarang ini di fase yang amat menentukan. Sejak Maret kita kurangi kegiatan, Alhamdulillah perkembangannya positif," kata Anies saat jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/5).
Anies optimis kerja sama masyarakat Jakarta dapat membuat kebijakan PSBB berjalan sukses. Mengingat, PSBB DKI segera berakhir pada 22 Mei mendatang.
"Kita harus menuntaskan beberapa waktu lagi. Karena itu saya minta untuk tetap di rumah apalagi jelang masa-masa yang panjang liburnya ini," minta dia.
Anies percaya bahwa sepekan terakhir periode PSBB adalah momentum untuk Jakarta agar tetap menjaga kondisi kesehatannya dengan tetap beraktivitas di dalam rumah. Mulai dari belajar, bekerja, dan beribadah.
"Seluruh penduduk di DKI tidak boleh bepergian, keluar kecuali mereka karena tugas di sektor yang diizinkan. Selain itu tidak bisa diberikan izin," tegas Anies.
Diketahui ada 11 sektor diizinkan tetap beroperasi selama PSBB di DKI, berikut daftarnya:
1. Kesehatan2. Bahan pangan atau makanan atau minuman3. Energi4. Komunikasi dan teknologi informasi5. Keuangan6. Logistik7. Perhotelan8. Konstruksi9. Industri10. Pelayanan dasar, utilitas publik yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan atau vital tertentu11. kebutuhan sehari-hari
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya