PPK Kemayoran Panggil Pihak Kontraktor Selidiki Penyebab Jembatan Ambruk
Merdeka.com - Jembatan lengkung di area Hutan Kota Kemayoran, ambruk Minggu (22/12) sore kemarin. Penyebab sedang diselidiki Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran).
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto, menyampaikan maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut. Meskipun dia bersyukur tidak ada pengunjung yang menjadi korban.
"Kami sampaikan permintaan maaf kami," kata Medi dalam keterangan tertulis, Senin (23/12).
Medi mengaku sudah memanggil dan bertemu kontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas pembangunan jembatan. "Kami telah memanggil pihak kontraktor hingga pengawas," ucapnya.
Jembatan Belum Dibuka untuk Umum
Saat kejadian, Medi menyatakan jembatan lengkung tersebut masih dalam proses penyelesaian pekerjaan dan belum digunakan serta belum dibuka untuk umum.
"Hal ini ditandai dengan adanya pembatas khusus di kedua sisi jembatan lengkung sebagai tanda larangan agar pengunjung tidak menaiki dan tidak melewatinya," ujarnya.
Saat ini, PPK Kemayoran masih mendalami penyebab robohnya jembatan lengkung dimaksud.
"PPK Kemayoran memastikan bahwa area Utan Kemayoran merupakan lokasi yang aman untuk kegiatan rekreasi masyarakat Jakarta," jelas dia.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya