Pompa air sedang diperbaiki, Ahok minta warga Pademangan sabar
Merdeka.com - Sebanyak tiga unit pompa air di kawasan Ancol, Jakarta Utara, rusak. Akibatnya, banjir akibat rob atau naiknya air permukaan laut tidak dapat disedot yang berimbas terendamnya permukiman dan badan jalan di kawasan Pademangan.
Kondisi demikian sudah dialami warga Pademangan seminggu terakhir. Sebagai puncak kekesalan, mereka akhirnya memblokir Jalan RE Martadinata agar tak dilintasi kendaraan.
Menanggapi kejadian itu, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama meminta warga bersabar karena pihaknya tengah melakukan perbaikan. Soal waktu penyelesaian Ahok tak bisa menjanjikan.
"Kita lagi perbaiki, kita sudah kerjakan secara mobile, artinya kita sudah pasang pompa dan semua butuh waktu," tegas pria yang akrab disapa Ahok ini usai menghadiri acara di Kampus Untar, Jakarta Barat, Sabtu (15/6).
Ahok menambahkan, pompa yang rusak itu tidak semuanya milik pemprov DKI. Menurutnya, dari 3 pompa DKI hanya memiliki yang dua dan satu pompa lagi milik pemerintah pusat, Kementerian Pekerjaan Umum.
"Makanya kita ingin kerjasama PU pusat. Dua pompa rusak dua tahun lalu. Kami selama ini hanya inventaris pompa rusak milik pemprov, yang milik PU tidak akan kita inventarisasi. Dengan kejadian ini saya sudah minta kepala dinas PU untuk inventarisasi pompa milik pusat juga," tambahnya.
Mantan bupati Belitung Timur ini berjanji dalam waktu dekat akan mengadakan komunikasi dengan pusat untuk menyegerakan pembangunan pompa penyedot air di Ancol. Sebab, kalau satu pompa rusak, lanjut Ahok, pemprov sudah sangat kewalahan menangani air rob.
"Saya minta mereka (pemerintah pusat) anggarkan di APBN, Rp 500 miliar untuk bangun rumah pompa di Ancol. Rumah pompa yang di Pasar Ikan, mungkin akhir tahun selesai, yang di Muara Baru kita selesaikan tahun depan. Terus juga banyak itu pintu bolong. Nah itu kita inventarisasi dan kita kerjakan," tandas Ahok. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya