Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politik DKI makin panas, giliran anak buah tegur Ahok

Politik DKI makin panas, giliran anak buah tegur Ahok Wali kota Jakarta Utara Rustam Effendi. ©2016 Merdeka.com/etika

Merdeka.com - Suhu politik di DKI Jakarta jelang pemilihan gubernur Februari 2017 mendatang makin panas saja. Kali ini bukan calon incumben Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melontarkan pernyataan panas, melainkan anak buahnya.

Kemarin, lewat dinding Facebook-nya, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi terang-terangan menegur Ahok. Rustam tidak terima bosnya menuding dia berada di kubu Yusril Ihza Mahendra, salah satu bakal kandidat Pilgub DKI 2017.

"Saya nyatakan bahwa tuduhan saya bersekutu dengan Pak Yusril adalah tidak benar," ujar Rustam melalui postingan di akun Facebook miliknya, Sabtu (23/4).

Menurut Rustam, Ahok menuding dia berada di kubu Yusril karena dia dianggap tidak mengerjakan perintah untuk merelokasi warga di bawah kolong tol Ancol, Jakarta Utara.

Melalui postingan itu, Rustam menjelaskan, sebagai seorang bawahan, wajar saja jika dia ingin dihargai dalam bekerja. Menerima kritik pedas pun memang umum didapatkan oleh seorang bawahan demi meningkatkan kinerja.

Namun dia mengaku mengaku kecewa dengan tuduhan Ahok atas segala kinerjanya. Bahkan dia menilai apa yang dilakukan Ahok sama saja dengan fitnah. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP