Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Selidiki Pengakuan Pria Kena Peluru Nyasar Usai Nonton Balapan di Kemayoran

Polisi Selidiki Pengakuan Pria Kena Peluru Nyasar Usai Nonton Balapan di Kemayoran Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang petugas keamanan (satpam) mengaku pada polisi terkena peluru nyasar pada bagian kepalanya. Peristiwa itu dialaminya pada Minggu dini hari pukul 02.00 WIB.

Setelah itu, pagi harinya dia langsung membuat laporan ke Mapolres Jakarta Utara. Pihak Polres mengaku sedang mendalami laporan itu.

"Ini kita masih lidik ya, masih melakukan penyelidikan terkait laporan dari dia (satpam)," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Djarwoko, saat dihubungi merdeka.com, Senin (31/8).

Kronologi

Pengakuan pria itu, dia merasa terkena peluru nyasar saat hendak pulang usah menonton balapan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat

"Dia itu menonton track-trackan (balapan) di Kemayoran, kemudian ada orang tawuran. Setelah orang tawuran itu, dia berniat untuk pulang. Begitu pulang, masuk jalan terus melawan arus di Jalan Benyamin Sueb itu, nah ketika di Jalan Benyamin Sueb itu dia merasa kok kepalanya pusing kemudian badannya berdarah gitu," jelas Djarwoko.

Polisi sempat bertanya apakah dia mendengar ada suara letusan, pria itu membenarkan. Tetapi tidak mengetahui pasti apakah terkena peluru nyasar saat melintas di wilayah Jakarta Utara atau Jakarta Pusat

"Nah terkait masalah dia kena tembakan, sampai saat ini pun dia kita tanya mendengar letusan tidak, mendengar letusan. Terus kenanya di mana, kita juga belum tahu. Apakah kenanya di wilayah hukum kita Jakarta Utara atau di Kemayoran, kita kan belum tahu juga," ujarnya.

Belum Temukan Proyektil

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan. Oleh karena itu, kepolisian coba memeriksa kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di lokasi.

"Belum ada ketemu proyektil. Makanya sekarang masih kita kembangkan dulu, kita dalami dulu, kita kumpulkan bukti-bukti yang lain, CCTV dan sebagainya, seperti itu ceritanya. Dan saksi baru 2 kalau tidak salah (yang diperiksa)," ungkapnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP