Mayat laki-laki korban mutilasi ditemukan di sebuah ruko bernomor 26 D di kawasan Apartemen Mediterania Marina, Ancol, Jakarta Utara. Namun, hingga kini polisi belum mengetahui pemilik ruko tersebut.
"Kita cari pemilik ruko," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes M Iqbal, di lokasi kejadian, Kamis (14/3) dini hari.
Pantauan merdeka.com, ruko yang digunakan untuk mencetak lukisan itu memiliki tiga lantai, dengan masing-masing lantai mempunyai luas sekitar 20 meter persegi. Dari puluhan ruko yang ada di kawasan apartemen, kebanyakan masih kosong.
"Karena banyak yang kosong kita tidak terlalu mantau," kata seorang sekuriti di lokasi kejadian.
Seperti diketahui, korban diduga bernama Toni Arifin, umur sekitar 45-50 tahun. Ini berdasarkan laporan seorang wanita yang kehilangan suaminya sejak Senin lalu. Namun, polisi belum bisa memastikan apakah korban adalah Toni Arifin, karena tidak ada identitas yang melekat pada korban dan pelapor belum mengonfirmasi korban.
Korban mutilasi Ancol diduga sudah lama tewas, organ lengkap
Polisi revisi korban mutilasi Ancol dipotong 4 bagian
Korban mutilasi Ancol diduga bernama Toni Arifin
Penemuan korban mutilasi Ancol berawal laporan istri cari suami
Ini sikap Jokowi-Ahok soal kenaikan harga BBM dan BLSM
4 Saran Ahok demi kebaikan PRJ tandingan di Monas
Pembunuh Jatinegara: Saya lagi pengen ngebunuh aja
Ini kondisi Monas setelah dipakai pesta rakyat 3 hari
Bikin PRJ tandingan 10 kali lipat, di mana lokasi paling pas?
Di Istana, Agung Laksono konfrontir Jokowi kenapa tolak BLSM
Kemarin menolak, sekarang Jokowi dukung BLSM
340 Kursi taman dibikin di perusahaan teman Jokowi
Akhir Juni, Jokowi gelar karnaval tandingi Brasil dan AS
Jokowi datangkan kursi taman dari Solo untuk dipasang di Thamrin