Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polemik uji KIR bus Scania, siapa yang salah?

Polemik uji KIR bus Scania, siapa yang salah? Bus Transjakarta Scania. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Belasan unit bus eropa Scania siap beroperasi untuk menggantikan armada Transjakarta yang tak laik jalan. Sehari sebelum HUT DKI pada 22 Juli lalu, bus itu dilaunching.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sangat membanggakan kualitas bus asal Swedia itu. Dia yakin bus besutan eropa memiliki kualitas yang unggul secara mesin ketimbang bus buatan China yang bermasalah beberapa waktu lalu.

"Jadi kita sengaja pasang bus yang kelas dunia, supaya masyarakat bisa tahu bus yang enak gitu toh," kata Ahok, sapaan Basuki, beberapa waktu lalu.

Ahok yakin bus ini mampu menjawab tuntutan warga yang menginginkan sebuah transportasi yang nyaman dan aman. Saking bangganya pada Scania, Ahok langsung menggantikan logo Transjakarta dengan yang baru.

"(Dengan ini) Jakarta punya transportasi yang standar internasional atau berkelas dunia. Logo baru ini supaya masyarakat bisa bedakan mobil baru dengan yang lama menggunakan logo. Kalau mobil lama dikasih logo baru, nanti masyarakat bingung, atau logo baru kebakaran, kan malu-maluin," jelasnya.

Di tengah kebanggaan Ahok, beberapa hari ini terjadi polemik soal Scania. Bukan karena mogok atau terbakar tapi karena stiker uji KIR yang menjelaskan bus eropa itu hanya mampu mengangkut 39 penumpang.

Lalu apa reaksi Ahok? (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP