Polda: Penjahat harus takut di Jakarta, kalau melawan tembak!

Warga Jakarta diajak untuk berpartisipasi mencegah kejahatan terjadi.

Diaz Abraham
Oleh Diaz Abraham - Reporter
Polda: Penjahat harus takut di Jakarta, kalau melawan tembak!
razia preman. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Jajaran Subdit Resmob Polda Metro Jaya menggelar kampanye anti penjahat di Jakarta dengan tagline 'Turn Back Crime' di sela-sela acara car free day. Menurut Kasubdit Resmob AKBP Eko Adi Santoso, kejahatan harus ditekan untuk memberi rasa aman bagi warga Jakarta."Penjahat harus takut di Jakarta. Tidak ada ruang bagi penjahat di Jakarta, kalau melawan tembak!" ujarnya di sela-sela acara, Minggu (29/11).Dia menjelaskan, acara ini dilakukan untuk mengajak warga Jakarta berpartisipasi mengamankan Ibu Kota. Acara ini sekaligus untuk mengajak warga melawan setiap tindak kejahatan."Dengan kesadaran tinggi untuk melapor tindak kejahatan, jangan jadi pelaku tindak kejahatan, dan berusaha untuk tidak menjadi korban kejahatan," ujar Eko.Sejumlah artis turut hadir dalam acara ini seperti vokalis Band Ungu, Pasha, Cinta Penelope, Ramzi, dan beberapa artis lainnya. Menurut Eko, kehadiran artis tersebut tidak di undang, mereka datang atas dasar kemauan sendiri."Mereka datang untuk berpartisipasi sebagai warga Jakarta agar kekerasan bisa di tekan," tambahnya.Acara ini diawali dengan olah raga bersama di Polda Metro Jaya kemudian berjalan ke Bundaran HI, dilanjutkan dengan hiburan, kampanye Turn Back Crime dan diakhiri dengan pembagian doorprize.

Rekomendasi