Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polantas protes Ahok tak ajak ngobrol pembangunan di ibu kota

Polantas protes Ahok tak ajak ngobrol pembangunan di ibu kota Ahok di Balai Kota. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi III DPR menyambangi kantor Samsat Polda Metro Jaya Daan Mogot Jakarta Barat. Rombongan yang dipimpin Aziz Syamsuddin itu ingin mendengar langsung keluhan dan masukan dari kepolisian dalam persoalan lalu lintas.

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Baharudin Muhammad Syah menyebutkan selama ini tak ada koordinasi yang jelas antara kepolisian dengan Pemprov DKI Jakarta terkait pembangunan MRT. Hal itu mengakibatkan polisi dituding tak becus menangani persoalan kemacetan akibat dari proyek tersebut.

"MRT yang belum dilaksanakan itu koordinasi. Kenapa polisi tidak pernah diajak ngomong, kenapa polisi (seolah) dijadikan pemadam kebakaran saja," kata Bahrudin di kantor Samsat Daan Mogot Jakarta Barat, Senin (22/12).

Menurutnya persoalan miskoordinasi tersebut telah disampaikan kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Miskoordinasi ini membuat banyak proyek yang mengganggu lalu lintas di jalan secara bertubi-tubi.

"Kami juga sampaikan kepada Pak Ahok untuk merapatkan internal. Di SKPD pun harus satu, jangan hari ini PLN gali, kemudian besok Telkom gali," terang dia.

Masih menurutnya pembentukan Forum lalu lintas di ibu kota pun sampai sekarang tak kunjung ada. Forum itu sebenarnya adalah pintu masuk polisi memaparkan segala persoalan lalu lintas kepada pemprov agar bisa dijadikan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.

"Forum lalu lintas sesuai amanat Pasal 18 Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas belum juga terbentuk. Ini sudah kami ajukan ke Pak Ahok tapi masih nyangkut di sekda," pungkas dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP