Plt Gubernur DKI: Tak ada satu pun ranting pohon rusak saat aksi 212
Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono melihat adanya perbedaan yang sangat mencolok paska aksi 4 November dan 2 Desember 2016. Dia sangat mengapresiasi peserta aksi doa bersama 2 Desember karena tidak merusak fasilitas di Ibu Kota Jakarta.
"Paska aksi 411 ada 6600 tanaman yang rusak dan 6 pagar jebol. Kemudian aksi 212 kemarin itu taman hampir tidak ada yang rusak. Sangat luar biasa ibaratkan satu ranting pun tidak ada yang patah," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/12).
Pria yang akrab disapa Soni ini mengungkapkan, sampai saat ini tidak ada laporan dari Kantor Pengelola Kawasan Monas tentang adanya tanaman yang rusak. Pemprov DKI tidak mengeluarkan sepeserpun untuk perbaikan tanaman paska aksi 2 Desember.
"Kita belum dapat laporan dari Kantor Pengelola Kawasan Monas. Biasanya dia langsung perbaiki kalau yang rusak sedikit karena kita punya cadangan tanaman," ucapnya.
Dia menilai aksi yang agendanya zikir dan doa bersama membuat peserta menjadi lebih tertib dan terkondisikan. Dia sangat mengapresiasi aksi tersebut berjalan dengan damai dan lancar.
"Karena kita sudah melakukan musyawarah sebelumnya dengan tokoh-tokoh di Monas termasuk pak Munarwan dari FPI," bebernya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya