Plt Gubernur DKI Sumarsono sebut Ahok bukan menggusur tapi relokasi
Merdeka.com - Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sempat menuai kontroversi karena melakukan beberapa penggusuran di ibu kota. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono angkat bicara tentang bagaimana seharusnya melakukan penggusuran di Jakarta.
Pria yang juga menjabat sebagai Dirjen Otda ini mengatakan, bahwa seharusnya tidak boleh ada yang namanya penggusuran, melainkan relokasi. "Ini bahasanya bukan menggusur, tapi ada bahasa yang lain, namanya adalah relokasi," kata Sumarsono di Gereja Sion, Jakarta Barat, Jumat (6/1).
Sumarsono menjelaskan, idealnya dalam teori relokasi adalah sebelum dilakukan, terlebih dahulu harus disiapkan tempat relokasinya. "Kalau relokasi, setelah digusur, disiapkan tempat yang baru. Tapi kalau yang namanya digusur, itu tidak disiapkan lokasi yang baru," terangnya.
Sumarsono mengaku telah menelaah kebijakan relokasi Pemprov DKI yang dicetuskan Gubernur Petahana dan menilai kebijakan tersebut sudah sesuai, yakni relokasi dan demi kepentingan warga.
"Relokasi sudah benar 100 persen. Kebijakan memberikan perlindungan kehidupan yang lebih baik bagi penghuni dari bencana alam yang tinggal di pinggiran sungai, menghindari penyakit yang berkembang dari air. Konsepnya pembangunan manusia," tandasnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya