Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpin DKI, Sandiaga Uno wajibkan pengusaha besar libatkan UMKM

Pimpin DKI, Sandiaga Uno wajibkan pengusaha besar libatkan UMKM Sandiaga Uno. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahudin Uno menyatakan, bahwa ia ingin ada kesetaraan antara pengusaha besar dan pengusaha kecil agar semua bisa mendapatkan peluang usaha yang sama melalui program Oke Oce. Oke Oce adalah singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship.

Hal ini akan ia sampaikan kepada anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang di dalamnya berisi para pengusaha besar.

"Kadin DKI ini rumah saya, saya ngerti banget saya juga dulu dari Kadin DKI, saya bilang sama teman-teman Kadin DKI, program Oke Oce ini program yang konkret dan berjalan," kata Sandi, di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

Sandi menyatakan, ingin menggeliatkan roda perekonomian di ekonomi kerakyatan melalui beberapa program. Sementara itu, program-program mengenai infrastruktur akan dibedah per proyek-proyek besar.

Selama ini, Sandi menilai, pengusaha besar cenderung tidak melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam proses produksinya sehingga banyak para pengusaha kecil yang akhirnya terdegradasi dari dunia usaha.

"Tapi pada intinya, kita ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif. Apa yang diingini Kadin ini pasti akan terakomodasi karena kita melihat bahwa selama ini ada geliat yang sangat besar dari teman-teman pengusaha besar yang ada di Kadin sama UMKM karena ada program-program seperti konsolidasi itu yang akhirnya justru mendegradasi pelaku UMKM, nah itu yang akan kita sampaikan ke teman-teman di Kadin bahwa kita akan kembali menghadirkan kesetaraan dalam arti, semua akan mendapatkan kesempatan yang sama dalam ruang usaha," terang Sandi.

Bentuk kerjasama antara pengusaha besar dan pengusaha kecil ini dicontohkan Sandi dengan program ketika ia mengelola sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perakitan mobil.

"Bagaimana usaha besar itu harus mengayomi usaha yang kecil dan caranya itu dimasukkan ke dalam rantai produksi, mereka jangan dijadiin cuma penyedia. Bagaimana proses produksi itu kita melakukan pemberdayaan kepada pengusaha kecil, jadi dulu bikin mobil misalnya mulai pelan-pelan busa daripada jok diberikan kepada pengusaha-pengusaha kecil," jelas Sandi.

Menurut Sandi, konsep seperti itu bisa merangkul para pelaku usaha kecil dan disinilah terjadi sinergi yang besar.

Namun, Sandi menambahkan, bahwa hal tersebut bisa terwujud jika para pelaku usaha kecil bisa diajak bekerjasama untuk menopang proses produksi perusahaan besar. Ia juga menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan para pengusaha kecil tersebut nantinya bisa bertransformasi menjadi pengusaha besar.

"Itu tidak harus sendiri yang besar mengayomi yang kecil. Yang kecil itu menopang usaha besar sehingga tidak terjadi sebuah gap (celah) kekayaan yang terlalu besar, disitu ini yang ingin saya soroti bahwa proses kita untuk menunjukkan Oke Oce itu betul-betul dengan pemikiran bahwa kita bukan meniadakan yang besar justru kita ingin yang besar juga terlibat untuk mmberikan kesempatan," tandasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP