Penumpang Menumpuk Saat PSBB Jakarta, Perjalanan KRL Ditambah
Merdeka.com - Realisasi aturan jaga jarak aman sekitar 1-2 meter untuk menunjang aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memutus penyebaran virus Corona atau Covid-19, belum 100 persen berjalan mulus. Salah satunya terlihat dengan adanya kepadatan antrean di beberapa stasiun KRL Commuter Line, baik di pagi atau sore hari.
Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menuturkan, sebenarnya PT KCI sudah menyiapkan langkah antisipasi penerapan PSBB di KRL, seperti menyiapkan kereta tambahan, dan juga mengerahkan 4.000 petugas.
"Berdasarkan pengamatan pergerakan penumpang beberapa waktu ke belakang yang dilakukan PT KCI, ditemukan adanya tren penumpang yang semakin hari semakin turun. Namun kejadian hari ini di luar prediksi yang ada," kata Adita saat dikonfirmasi, Senin (13/4).
Pihaknya berjanji mencari solusi bersama Pemda dan PT KCI serta stakeholder terkait. Selain itu, perlu dipertimbangkan langkah-langkah yang bisa dilakukan Pemda untuk memecah jumlah penumpang.
"Misalnya, melakukan pengetatan aturan penutupan jenis usaha yang memang harus tutup saat PSBB, pengubahan jadwal masuk kerja jenis usaha yang masih boleh beroperasi. Dengan demikian waktu keberangkatan penumpang bisa lebih terbagi dan tidak menumpuk di satu jam tertentu," ungkap Adita.
Kemenhub juga akan mengevaluasi grafik perjalanan kereta api serta menyiapkan kereta api cadangan agar dapat mengantisipasi lonjakan penumpang.
"Sehingga tetap dapat menerapkan jaga jarak di kereta api," ucapnya.
Tambah Perjalanan KRL
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menambah lima perjalanan kereta rel listrik (KRL) menyusul penumpukan penumpang yang terjadi, imbas dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Hal itu bedasarkan hasil evaluasi PT KCI pada hari ke empat penerapan PSBB masih banyak masyarakat yang beraktivitas menggunakan moda transportasi KRL.
"Berdasarkan hal tersebut, PT Kereta Commuter Indonesia telah melakukan evaluasi dan mulai Selasa 14 April 2020. PT KCI akan mengoperasikan lima perjalanan KRL tambahan antara lain," jelas Manager External Relations PT KCI, Adli Hakim pada merdeka.com, Senin (13/4).
Selain itu, Adli Hakim mengatakan bahwa PT KCI juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menambah 70 personel yang akan diperbantukan di sejumlah stasiun yang berpotensi padat penumpang.
Menurutnya, pemberlakuan PSBB ini harus turut dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam mendisiplinkan penerapan social/physical distancing di dalam KRL. Untuk itu PT KCI sebagai operator mengikuti aturan dan batasan sesuai dengan yang tertera dalam PSBB.
PT KCI mengajak para pengguna yang masih beraktivitas menggunakan KRL untuk menyesuaikan kembali jam keberangkatan agar kondisi di dalam KRL sesuai dengan aturan social/physical distancing.
Berikut jadwal penambahan perjalan KRL yang dilakukan PT KCI:1. KLB relasi Bogor-Kampung Bandan berangkat pukul 08.00 WIB.2. KLB relasi Manggarai-Bekasi berangkat pukul 17.40 WIB.3. KLB relasi Jakarta Kota-Bogor berangkat pukul 17.10 WIB.4. KA 1568 relasi Angke-Bogor berangkat pukul 17.39 WIB.5. KA 1642 relasi Kampung Bandan-Bogor berangkat pukul 16.48 WIB.
Reporter: Bachtiar dan Putu Merta Surya Putra
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya