Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penonton Formula E Dipastikan Kurang dari 50.000 Orang

Penonton Formula E Dipastikan Kurang dari 50.000 Orang Sirkuit Formula E di Ancol. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Kapasitas penonton yang dapat diakomodir untuk menyaksikan Formula E, dipastikan kurang dari 50.000 orang. Arus keluar masuk ribuan penonton dari Kawasan Ancol menjadi pertimbangan panitia pelaksana tidak dapat menampung kapasitas penonton dalam jumlah besar.

"Kapasitas Ancol tidak bisa dibuka sekali banyak langsung, dan karena Ancol itu infrastrukturnya sudah ada, jadi bukan lahan kosong full," kata Vice President Communication Organizing Comite Formula E Jakarta, Iman Syafei saat dihubungi, Senin (27/3).

Dia juga berujar, berdasarkan rekayasa serta kalkulasi yang dilakukan panitia dan tim terkait, untuk memasang grandstand dengan total 30.000 orang bukan perkara mudah.

Iman mengatakan, pihaknya terus berupaya menyusun skema agar jumlah kapasitas penonton dapat dilakukan. Sebab, meningkatkan kapasitas penonton tidak sekadar menambah kuantitas, dampak terhadap arus keluar penonton dan lalu lintas di sekitar area lokasi pertandingan menjadi pertimbangan serius bagi Formula E Operation (FEO).

"Mereka (FEO) ketat banget, sebenarnya ini sirkuit bukan kayak Mandalika atau kayak Sentul. Masih untung enggak di jalan raya, kalau dibangun di jalan raya bisa lebih susah lagi, tapi di semua negara, kota memang begitu, memang sirkuitnya di kota, di jalan raya," jelasnya.

Jika lokasi Formula E dibangun di Kawasan Sudirman atau Senayan, Iman juga sangsi dapat menampung penonton dengan jumlah yang besar.

Di lokasi tersebut, sangat dekat dengan jalan raya, sehingga menurutnya akan berdampak pula dengan arus lalu lintas dan keluar masuk penonton.

Selain itu, imbuh Iman, terbatasnya jumlah tribun juga demi keamanan dan kenyamanan pebalap beserta tim.

Untuk menutup biaya yang telah dikeluarkan atas perhelatan Formula E, Iman berujar pihaknya tengah berupaya mencari jalur bisnis yang efisien namun tetap mendapatkan profit.

"Untuk bisnis yang lainnya kita akan cari cara yang seefektif dan seefisien mungkin supaya hitung-hitungan bisnisnya itu bisa lebih bagus misalnya dari hak siar, sponsorship, dan lain-lain," jelasnya.

Sementara itu, Penasihat Sirkuit Formula E yang merupakan tim teknis dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Irawan Sucahyono mengatakan pihaknya akan menempatkan tribun dan memasang empat jembatan penyeberangan sebagai akses keluar masuk penonton menuju ke semua area.

"Pergerakan sesuai sirkulasi crowd belum kita tentukan letak letaknya. Ada banyak jembatan, ada buat jembatan penyeberangan 4 menuju ke semua area," kata Irawan.

Menyinggung soal kapasitas penonton, Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni sebelumnya pernah mengatakan kapasitas jumlah penonton berkisar 40-60 ribu orang.

"Kita nantinya 40-60 ribu, tinggal nanti ada posisi yang letaknya berapa banyak, grand stand, para pelaku sponsor untuk pakai paddock," ucap Sahroni usai konferensi pers di Kawasan Ancol, Rabu (22/12).

Kendati sudah memperkirakan jumlah penonton, Sahroni belum memberi kepastian terkait harga tiket masuk bagi penonton yang hendak menyaksikan jalannya balap mobil listrik tersebut.

Dia juga tidak menyampaikan kalkukasi tiket masuk akan habis terjual. Namun Sahroni bercerita, berdasarkan pernyataan Alberto Longo, Chief Championship Officer sekaligus dari Co-founder Formula E, tiket akan habis terjual dalam kurun 1 bulan.

"Alberto longo bilang tiket laku dalam waktu 1 bulan, dibuka biasanya langsung para bos-bos untuk ngambil tiketing itu, itu akan diambil sama mediator biasanya," kata Sahroni.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP