Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan Pemprov DKI Mengapa Banjir di Jakarta Barat Tak Surut Enam Jam

Penjelasan Pemprov DKI Mengapa Banjir di Jakarta Barat Tak Surut Enam Jam banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemprov DKI menargetkan agar banjir dapat surut maksimal 6 jam setelah permukaan sungai normal, namun tak tercapai. Alasannya beberapa titik di Jakarta Barat tetap tergenang hingga Rabu (19/1).

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, target 6 jam tidak dapat diterapkan di semua wilayah Jakarta. Sebab, terdapat kawasan yang letaknya berada di bawah permukaan laut.

"Ya mungkin ada beberapa titik yang memang datarannya sangat rendah, ada yang jauh di bawah permukaan laut, ada beberapa titik yang seperti itu. Itu memang pengecualian yang seperti itu," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/1) malam.

Namun secara umum, dia memastikan, Pemprov DKI mengupayakan agar genangan di Jakarta tidak melebihi 6 jam.

Sambil menunggu banjir surut, politisi Gerindra itu menambahkan, Pemprov DKI juga telah menyiapkan beberapa titik pengungsian bagi warga yang terdampak banjir dan belum surut.

"Kita sudah siapkan tempat pengungsiannya, sarana prasarana, logistiknya, nanti segera akan kembali ke rumah masing-masing. memang ini ada peningkatan intensitas hujan di Januari ke Februari ini dibandingkan Desember," pungkasnya.

Sementara data BPBD Jakarta, hingga pukul 6 sore jumlah RT terdampak banjir ada 77 RT dan 1.194 jiwa mengungsi. Ketinggian air yaitu 40-70 cm, penyebab banjir yaitu curah hujan tinggi, banjir rob, dan luapan Kali Semongol.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP