Penjelasan Dinkes DKI Soal Penambahan 239 Kasus Positif Corona
Merdeka.com - Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati angkat bicara terkait penambahan 239 kasus positif virus corona atau Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.
Menurutnya, penambahan jumlah pasien positif karena pemeriksaan sampel di beberapa laboratorium milik swasta tertunda saat akhir pekan.
"Yang mana pada Sabtu dan Minggu libur, karena itu pengerjaan spesimen dilakukan pada hari Senin. Sehingga, hasil tes sering meningkat pesat pada pelaporan hari Selasa," kata Ani di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
Dia menyatakan, meski penambahan kasus positif melonjak, tapi penambahan secara signifikan juga terjadi pada jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jumlahnya sebanyak 164 orang. Pada sehari sebelumnya ada 35 orang yang dinyatakan sembuh.
Untuk diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 akibat virus Corona di Jakarta terus naik. Saat ini, jumlah pasien positif Corona bertambah 239 orang menjadi 8.276 kasus.
Hal ini berdasarkan data yang tercantum dalam laman corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 14.20 WIB, Selasa (9/6/2020).
Pada laman tersebut juga dituliskan jumlah pasien Corona yang dinyatakan sembuh sebanyak 3.369 orang, meninggal 547 orang, yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit ada 1.442 orang dan isolasi mandiri ada 2.918 orang.
Dari data nasional, kasus Covid-19 di Indonesia meningkat tajam. Per hari ini, ada sebanyak 1.043 kasus baru. Sehingga total akumulatif kasus menjadi 33.076.
Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan dari ribuan kasus baru tersebut, penemuan kasus tertinggi ada di DKI Jakarta.
"Sebaran terbanyak yang kita dapatkan hari ini adalah di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru," kata Yurianto dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (8/6).
"Namun juga bersamaan dengan itu, dilaporkan juga 165 orang dinyatakan sembuh," sambungnya.
Jawa Timur menyusul DKI Jakarta. Jawa Timur melaporkan ada peningkatan kasus baru sebanyak 220 kasus. Penambahan kasus sembuh di Jawa Timur sebanyak 85 orang.
"Kemudian Sulawesi Selatan 180 kasus dan 31 kasus sembuh," jelas Yurianto.
Selanjutnya Kalimantan Selatan.Yurianto menjelaskan, Kalimantan Selatan melaporkan ada peningkatan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 91. Kasus sembuh 1 orang.
"Sulawesi utara 41 orang positif dan tidak ada laporan sembuh," ucapnya.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya