Penipu bermodus jualan jam Rolex palsu dibekuk polisi

Reporter : Henny Rachma Sari | Rabu, 10 Juli 2013 18:51




Penipu bermodus jualan jam Rolex palsu dibekuk polisi
ilustrasi. AFP PHOTO / Sebastien BOZON

Merdeka.com - Komplotan penipu bermodus menjual jam tangan merek Rolex palsu dibekuk anggota Polres Metro Jakarta Selatan. Pelaku berjumlah delapan orang, yakni AS, SR, SC, AF, SP, JMY, JM dan HS.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Novi Nurohmad menuturkan para pelaku ditangkap di Pasar Ular, Jakarta Utara, Selasa (9/7). "Lima orang bekerja di lapangan yang kontak langsung dengan korban, tiga orang sebagai penampung dan pembuat kartu untuk menyamar," ujar Novi di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (10/7).

Tiga pelaku, lanjut Novi, ada yang mengaku sebagai warga negara Malaysia dan Brunei Darussalam. Saat beraksi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pelaku AS berpura-pura bertanya alamat kepada korban MW (47).

Pelaku AS bertanya kepada korbannya sambil memaksa untuk diantarkan ke alamat yang dimaksud. Dengan tipu daya dan intrik dari pelaku, korban yang sudah tidak berdaya langsung menuruti kemauan pelaku AS.

"Aksi pelaku AS didukung oleh pelaku AF yang tiba-tiba menyepakati untuk mengantar AS ke alamat yang dimaksud," tutur Novi.

Kemudian, pelaku AS dan AF bersama korban naik ke mobil yang di dalamnya sudah menunggu pelaku SR dan SC. "Saat di dalam mobil, pelaku SC mengaku baru pulang dari luar negeri dan membawa jam tangan Rolex dari Swiss," papar Novi.

Untuk meyakinkan korban MW, pelaku AF pun berpura-pura tertarik dan mau membeli jam tangan Rolex palsu milik pelaku SC. "Namun, AF lagi-lagi berpura-pura tidak membawa uang tunai," terangnya.

Akhirnya, pelaku AF pun membujuk korban untuk meminjamkan uang kepadanya sebesar Rp 5-7 juta. Korban percaya karena pelaku AF menunjukkan buku tabungan bersaldo Rp 1,2 miliar.

"Lalu korban diantar ke ATM Drive Thru Pondok Indah untuk mengambil uang tunai," kata Novi.

Kemudian pelaku diberi uang sebesar Rp 100 ribu sebagai ongkos untuk pulang dengan naik taksi. Tidak berapa lama turun dari mobil pelaku, korban pun tersadar dirinya telah ditipu.

"Untuk kasus di Jakarta Selatan kerugian yang ada sampai Rp 87,5 juta," papar Novi.

Berdasarkan penelusuran, jam tangan Rolex palsu itu diperoleh dari kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Komplotan pelaku telah 250 kali melakukan aksinya di beberapa lokasi seperti Blok M, Pasar Baru, Mangga Besar, Senen, dan kawasan Pramuka.

Kepolisian menyita barang bukti berupa tumpukan uang dolar, jam tangan palsu, perhiasan imitasi, beberapa kartu ATM, beberapa buku tabungan, kartu identitas palsu, HP, dompet, mobil, komputer, printer, dan slip transfer.

"Semua pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun," ujarnya.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Penipuan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Wanita pakai rok mini ngamuk maki-maki sopir taksi di jalan raya
  • Andhi Nirwanto jadi pelaksana harian Jaksa Agung
  • Burung di Nigeria berubah wujud jadi perempuan
  • 81 Persen hasil ERP buat perbaikan angkutan umum
  • 319 Hektare kawasan konservasi di Sumsel terbakar
  • Tak hanya polisi, ambulance di Dubai juga pakai supercar!
  • KMP akui Jokowi cerdas, gandeng KPK coret menteri bermasalah
  • Hemat listrik, JK larang karyawan Istana Wapres pakai jas
  • Minum alkohol dan makan daging bikin pria lebih subur?
  • Pemerintah China diklaim jadi dalang peretasan iCloud teranyar
  • SHOW MORE