Pengungsi di Sudinkes Jakarta Timur mulai terserang tifus
Merdeka.com - Ratusan pengungsi yang berada di Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes), Jatinegara, Jakarta Timur mulai diserang virus penyakit tifus. Semenjak banjir datang beberapa waktu yang lalu, warga Kampung Pulo itu menjadi sulit untuk mendapatkan air bersih.
"Kurang lebih 100 orang yang di obati. Batuk, pilek, gatal-gatal di kaki. Keluhan parah untuk dirujuk sudah ada, seperti tifus," kata anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Timut, Astri Badarodin di Sudinkes, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (18/1).
Menurut dia, pengungsi yang sudah mengidap penyakit paling parah seperti tifus langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat, seperti RSUD Persahabatan dan rumah sakit daerah lainnya.
Topik pilihan: DKI Jakarta | Jokowi ahok
Astri menambahkan, anggota IDI Jakarta Timur akan terjun ke lokasi pengungsian banjir hingga bulan Februari mendatang. Hal tersebut menurutnya telah diinstruksikan langsung oleh Dinas Kesehatan.
Sebelumnya, Lurah Kampung Melayu Bambang Pangsetu mengatakan bahwa mayoritas yang mengungsi di Sudinkes Jakarta Timur adalah anak-anak kecil. Mereka membutuhkan pasokan makanan. Sampai saat ini stok makanan yang tersedia hanya makanan orang dewasa saja.
"Kita kekurangan makanan bayi dan anak-anak. School kit, alat-alat sekolah mereka juga hampir tak bisa dibawa karena ditinggal di rumah. Kalau obat-obatan makanan kita sudah antisipasi, cukup lah," kata Bambang saat ditemui merdeka.com di lokasi, Sabtu (18/1).
Bambang menjelaskan, sampai pagi ini dia mendapatkan informasi data pengungsi sebanyak 963 orang di Sudinkes. Selain itu, untuk keseluruhan pengungsi di Kampung Melayu sampai pagi ini berjumlah 3.787 jiwa.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya