Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penghuni rusun curhat tak bisa bea balik nama, Ahok malah berang

Penghuni rusun curhat tak bisa bea balik nama, Ahok malah berang Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Edi (31), penghuni Rusunawa Kapuk Muara, Jakarta Utara, mendatangi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota. Pada Ahok, sapaan Basuki, dia mempertanyakan alasan Dinas Perumahan menyegel unit rusun miliknya.

Awalnya, Ahok mendengarkan keluhan Edi. Edi mengaku ingin mengajukan balik nama atas kepemilikan rusun tersebut. Curhatan Edi buat Ahok berang. Sebab, sejak penertiban penghuni rusun yang dilakukan Pemprov DKI, dilarang adanya praktik jual beli atau sewa dari pemilik ke tangan kedua dan selanjutnya.

"Kalau orangnya kayak kalian ini, makanya nelayan enggak ada yang dapat (rusun). Makanya mereka pancang di laut. Harusnya kalian semua di penjara karena beli," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/5).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku telah mengirimkan orang untuk memata-matai pratik sewa di rusun. Benar saja, pratik sewa ataupun jual beli rusun masih sering terjadi.

"Makanya saya nanti mau usir semua," tuturnya.

Edi mengaku sebagai adik ipar dari pemilik rusun. Dia mengaku telah membeli rusun itu. Padahal, jelas jual beli itu tak boleh dilakukan. Praktik jual beli itu pula membuat unit rusun yang telah dibelinya disegel pihak dinas.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP