Pengerjaan konstruksi MRT dimulai, hindari ruas jalan ini
Merdeka.com - Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sudah memasuki kegiatan test pit dan soil investigation di koridor Lebak Bulus-Fatmawati-Blok M-Sisingamangaraja. Selama persiapan kegiatan konstruksi, beberapa ruas jalan diperkirakan akan mengalami kemacetan hingga Maret tahun ini.
Tahapan pekerjaan konstruksi layang ini dilakukan untuk mempersiapkan pembangunan stasiun, depo, tiang penyangga, viaduct serta bangunan terkait proyek MRT lainnya. Direktur utama PT MRT Jakarta Dono Boestami menjelaskan bahwa test pit adalah aktivitas pekerjaan yang dilakukan untuk mengidentifikasi utilitas sepanjang alignment proyek.
"Kegiatan ini penting dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan yang berarti ketika proses pembangunan pondasi bangunan dan viaduct atau jembatan penyangga jalur MRT," ujar Dono dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (28/2).
Selain itu dikerjakan soil investigation atau pekerjaan penyelidikan tanah guna mengidentifikasi tingkat kekuatan struktur tanah untuk mendukung bangunan. Kegiatan ini juga merupakan aktivitas pekerjaan untuk mengidentifikasi kualitas dan karakteristik tanah.
Terdapat sekitar 251 titik (pada area CP 101, CP 102 dan CP 103) yang perlu dilakukan proses test pit dan soil investigation. Sejauh ini sudah berhasil dilakukan di 97 titik hingga akhir Februari 2014.
"Pekerjaan ini masih akan dilanjutkan hingga April 2014," katanya.
Pekerjaan test pit dilakukan melalui pekerjaan penggalian lubang dengan ukuran 1,2 meter x 2 meter dengan kedalaman 2 meter guna mengidentifikasi saluran atau ducting utilitas pipa atau kabel yang berada di bawah tanah pada area-area yang akan dibangun struktur pondasi dan kolom bangunan proyek MRT.
Tujuannya pada saat pembangunan, tidak ada pipa yang pecah atau kabel yang putus akibat pekerjaan proyek MRT.
Area yang terkena imbas akibat pekerjaan proyek ini adalah mulai dari Jalan Ciputat Raya, Jalan Pasar Jumat, hingga Jalan Fatmawati untuk paket layang CP 101 dan CP 102, serta area Jalan Panglima Polim Raya (Depan Blok M Plaza) dan Jalan Sisingamangaraja (Depan Kejaksaan Agung) untuk paket layang CP 103.
Soil investigation kini tengah dikerjakan di sepanjang pasar Jumat, Jl Kartini, dan Jl Fatmawati untuk paket layang CP 101 dan CP 102 serta di Jalan Panglima Polim Raya untuk paket layang CP 103.
Konsorsium Tokyu–WIKA, merupakan kontraktor yang melaksanakan pekerjaan test pit dan soil investigation untuk paket Layang CP 101 dan CP 102 dimulai dari Lebak Bulus sampai Blok A. Sementara, paket layang CP 103 dari Blok A sampai Sisingamangaraja, pekerjaan test pit dan soil investigation dilakukan oleh Kontraktor dari konsorsium Obayashi, Shimizu, dan Jaya Konstruksi. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya