Pengemudi Go-Jek minta pembunuh Pian dihukum seberat-beratnya
Merdeka.com - Ratusan pengemudi Go-Jek tak terima dengan kematian Pian (20), rekannya sesama tukang ojek online, karena ditusuk oleh juru parkir liar di depan NAV Karaoke samping Mal Sunter, Jakarta Utara, Rabu (9/12) kemarin.
Mereka meminta agar kasus ini segera diungkap dan pelaku dihukum seberat-beratnya.
"Kami berharap kasus ini terungkap," kata Roy selaku pengemudi Go-Jek Depok yang melayat almarhum Pian, Kamis (10/12).
Roy (37) merasa ada yang janggal dengan kematian temannya ini. Menurutnya, aneh ketika tak ada satu pun orang yang memisahkan pertikaian Pian pada waktu itu.
"Ya aneh saja, di lokasi situ kan ada mal dan ada pasar. Itu lokasi ramai. Tapi kenapa tak ada satu pun yang melerai," ungkapnya.
Selain Roy, Rizal (25) yang merupakan teman dekat serta satu tongkrongan Go-Jek dengan almarhum ini mengungkapkan, saat kejadian, petugas keamanan Sunter Mal dan ojek sekitar mengetahui, tapi diam saja.
"Waktu itu ada petugas keamanan mal, terus ada juga ojek-ojek sekitar situ. Tapi kenapa mereka diam saja? Ada apa ini?" tuturnya.
"Saya harap pihak kepolisian segera mengusung kejadian ini. Saya dan seluruh pengemudi Go-Jek harap pelaku diamankan dengan hukuman seberat-beratnya," tutupnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya