Penerapan tilang eletronik, polisi dan dishub cek kesiapan dan ketersediaan CCTV
Merdeka.com - Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sepertinya tak akan menunda kembali penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Awal Oktober, sistem tilang eletronik ini sudah mulai diterapkan di ruas jalan protokol Ibu Kota.
Namun, diakui masih ada beberapa kendala yang harus segera diselesaikan. Seperti, kualitas tangkap dari CCTV yang kurang maksimal.
"Kita sudah punya spek ya. Spesifikasi teknisnya sudah ada. Dan kita tahu itu produknya dari mana tinggal saya bilang ke Kadis Perhubungan apakah spek ini sama dengan yang dimiliki perhubungan atau Kominfo DKI," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Jakarta, Jumat (14/9).
"Kalau itu sama speknya, kita bisa join dengan mereka. Tapi kalau tidak sama, kita mungkin akan mengadakan beberapa dulu. Untuk pengadaan tahun depan," sambungnya.
Jumlah CCTV yang dibutuhkan juga masih dihitung. Rencananya, CCTV akan dipasang di persimpangan.
"Ini masih kita hitung. Karena rencana kita hanya beberapa simpang ya. Tapi karena Dishub menyatakan sudah bang, Sudirman-Thamrin aja kita mainkan. Berapa banyak. Hari ini, dua hari ini baru ada jawaban," katanya.
"Kemarin itu hanya beberapa simpang ya, ada simpang-simpangan tertentu. Tapi karena ini Sudirman-Thamrin ya sudah lebih bagus," sambungnya.
Satu bulan uji tersebut sekaligus menjadi tahapan sosialisasi. "Satu bulan. Kalau sudah terpasang semua alatnya, dites baru sosialisasi. Selama sebulan," jelas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya