Pemprov DKI putuskan siswa-siswi tetap sekolah seperti biasa saat Asian Games
Merdeka.com - Perhelatan Asian Games tinggal hitungan pekan. Semula, siswa-siswi se DKI Jakarta akan diliburkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, namun urung dilakukan.
"Usulan dari Bu Puan, bahwa seandainya meliburkan itu mengakibatkan akreditasi dari beberapa sekolah kesulitan karena kita sudah terlalu banyak libur. Jadi bukan libur," ujar Wakil Gubernur, Sandiaga Uno, di Gedung World Trade Center I, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2018).
Sebagai gantinya, para peserta didik di jenjang SD, SMP, dan SMP baik dengan status negeri maupun swasta tersebut akan ditugaskan untuk ikut dalam kegiatan Asian Games sebagai tugas sekolah.
"Ya terutama (sekolah) yang ada di sekitar venue dan kampung atlet yang kemungkinan ada dampaknya terhadap traffic management," kata Sandiaga.
Karenanya, akan ada mata pelajaran yang dikhususkan bagi para peserta didik selama mengikuti kegiatan ini. Seperti halnya meliput kegiatan Asian Games ataupun membuat tulisan tentang Asian Games.
"Misalnya menghadirkan karya-karya tulis, ikut wawancara para atlet, bagaimana mencover back of the game seperti apa, di belakang pertandingan itu interaksi dengan atlet dan lain sebagainya, jadi itu yang kita bisa dorong," ucap Sandiaga.
"Kalau yang dari bidang matematika, mengukur jumlah lapangan dan apa saja yang menjadi kekhususan dari tiap-tiap cabang olahraga. Jadi ini adalah secara teknis yang bisa kita berikan pelajaran (pengganti) bagi seluruh peserta didik," sambungnya.
Peserta didik juga nantinya akan ditugaskan menjadi supporter dan dilatih koreografinya. Pemprov pun berkeinginan untuk bisa memberikan bus sekolah kepada mereka, agar kemacetan dapat terminimalisir.
Reporter: Yunizafira Putri
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya