Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov DKI Jakarta Larang Warga Tak Bermasker Masuk Pasar

Pemprov DKI Jakarta Larang Warga Tak Bermasker Masuk Pasar pasar tanah abang. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali meminta agar Perumda Pasar Jaya dapat melakukan pengetatan pengawasan protokol kesehatan kepada pasar di bawah naungannya. Ini sebagai upaya pengendalian secara sistematis untuk kasus aktif Covid-19.

"Mulai hari ini hingga seterusnya, kita akan menempatkan satgas Covid-19 untuk mengatur pengunjung dan menertibkan pelanggar protokol kesehatan. Intinya, setiap pengunjung dilarang memasuki area pasar jika tidak mengenakan masker," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5).

Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi pengawasan hingga pengaturan pengunjung di setiap pasar, khususnya Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurutnya, pelaksanaan protokol kesehatan harus diterapkan tanpa ada tawar menawar.

"Kita tegaskan bahwa tidak ada pelarangan untuk berbelanja di pasar. Kita hanya akan mengatur kembali skema pengawasan, agar tidak terjadinya kerumunan yang berpotensi menciptakan klaster baru di area pasar," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya turun tangan mengatasi kerumunan yang terjadi di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini. Sejumlah langkah disiapkan untuk antisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

"Menyangkut masalah yang ramai di Tanah Abang, pertama kita dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti kita akan melakukan pendisiplinan masyarakat untuk masyarakat taat aturan 5M jangan sampai terjadi kerumunan lagi di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/5).

Dia menyampaikan aparat keamanan menyikapi serius terjadinya kerumunan di lokasi tersebut. Untuk itu, pihaknya bakal mendirikan posko pengamanan di lokasi.

Posko pengamanan itu mulai didirikan besok. Posko pengamanan dibuat guna memantau dan mengawasi protokol kesehatan masyarakat di lokasi.

"Mulai besok kita akan dirikan pos pengamanan di sana dari polisi, TNI dan pemerintah daerah di sana. Di pos itu kita siapkan masker, kita ketatkan patroli bersama di situ untuk menghindari kerumunan," ujar dia.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP