Pemprov DKI Belum Putuskan Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya belum memutuskan pelaksanaan sekolah tatap muka pada ajaran baru. Untuk sekolah tatap muka harus memenuhi sejumlah syarat dan indikator.
"Sekalipun membolehkan, tapi kalau orangtua tidak berkenan, kan tidak jadi. Jadi tidak bisa sepihak, kami juga harus memperhatikan kekhawatiran para orangtua terhadap anak-anak," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/3).
Dia mengungkapkan, bila sekolah tatap muka dilakukan akan dimulai dari sekolah dengan tingkat paling tinggi. Yakni seperti SMA/SMK dan sederajatnya.
Kemudian, setiap sekolah juga harus menyiapkan sejumlah sarana pendukung dalam kegiatan belajar tersebut.
"Jadi tahapan paling tua, paling senior lah kan begitu. Nanti ada tahapan," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pendidik dapat rampung pada Juni 2021. Dengan begitu, maka pembelajaran tatap muka dapat dimulai pada Juli 2021.
Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada guru dan tenaga pendidik di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2/2021). Setidaknya, ada 650 tenaga kependidikan yang mengikuti vaksinasi tersebut.
"Targetnya, pada bulan juni nanti 5 juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan semuanya insya allah sudah bisa segera kita selesaikan. Sehingga bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali," kata Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden.
Adapun kunjungan Jokowi tersebut untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi kepada guru dan tenaga pendidik yang dimulai Rabu hari ini berjalan lancar. Dia berharap pelaksanaan vaksinasi ke tenaga pendidik di DKI Jakarta dapat dilakukan juga di provinsi-provinsi lain.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya