Pemprov DKI Belum Pertimbangkan Membuka Sekolah Tatap Muka
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mempertimbangkan membuka sekolah tatap muka dalam waktu dekat. Kendati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan kemungkinan sekolah tatap muka dilaksanakan setelah vaksinasi terhadap guru tuntas.
"Kita belum membahas sejauh itu yang penting kita pastikan anak-anak dalam suasana pandemi ini bisa belajar dengan baik," kata Riza di Balai Kota, Selasa (2/3).
Dibanding terburu-buru membuka seklah, Riza berpendapat proses belajar mengajar selama pandemi tidak terkendala dengan fasilitas penunjang seperti kuota internet dan meningkatkan kualitas mutu bagi para pendidik.
"Kami minta terus lakukan inovasi, kreativitas, berbagai metode agar memudahkan anak-anak bisa menerima pelajaran dengan baik," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka bisa dimulai setelah vaksinasi Covid-19 pada guru dan dosen selesai dilaksanakan.
"Kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi ini sampai dengan akhir bulan Juni, maka tahun ajaran berikutnya, pada Juli, bisa melakukan pembelajaran tatap muka," katanya pada acara peluncuran program vaksinasi guru di SMAN 70 Jakarta, Jakarta, Rabu (24/2).
Esensi dari kebijakan ini, dan kenapa tenaga pendidik itu menjadi salah satu yang prioritas adalah, sudah cukup lama anak-anak kita tidak sekolah tatap muka," katanya.
Ia menekankan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan selama penularan Covid-19 belum terkendali.
Mendikbud mengatakan, pemerintah berusaha melakukan tindakan cepat supaya pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan lagi karena pelaksanaan pembelajaran dari jarak jauh dalam jangka panjang bisa mempengaruhi perkembangan anak.
"Kita mengambil tindakan yang cepat dan gesit untuk bisa melaksanakan lagi sekolah tatap muka," katanya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya