Pemprov DKI akui JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang sudah rusak
Merdeka.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Manggas Rudy Siahaan mengakui Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang saat ini sudah mulai berlubang. Padahal, JLNT baru diresmikan sebulan yang lalu.
Manggas mengatakan, jalan layang tersebut masih dalam tahap pemeliharaan kontraktor. Karena itu, Pemprov DKI meminta kontraktor untuk segera melakukan perbaikan.
"Karena masih dalam pemeliharaan, kontraktornya yang akan lakukan perbaikan," ujar dia di Balai Kota, Senin (03/2).
Menurut Manggas, kerusakan jalan layang tersebut karena kualitas aspal yang sangat rendah bukan karena buruknya konstruksi JLNT. Apalagi proyek pembangunan JLNT dilakukan pada saat musim hujan.
"Selain itu, suhu dan beban lalu lintas yang besar, sehingga untuk pengerasan itu cukup sulit untuk diandalkan," jelas dia.
Seperti diketahui, proyek JLNT tersebut dikerjakan dalam tiga paket. Paket Casablanca dikerjakan PT Wijaya Karya dan PT Wijaya Konstruksi. Lalu paket Dr Satrio dikerjakan PT Adhi Karya.
Sementara itu, paket di Jalan Mas Mansyur dikerjakan PT Istaka Karya dan PT Sumber Sari dengan subkontraktor PT Nindya Karya. Anggaran penyelesaian JLNT tahun ini dalam pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Rp 101,5 miliar.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya