Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Jaksel Usut Tawuran Pelajar di Jagakarsa

Pemkot Jaksel Usut Tawuran Pelajar di Jagakarsa pelajar tawuran. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama pihak terkait mengusut tawuran antar pelajar yang terjadi di Lenteng Agung, Jagakarsa, pada Senin (4/10).

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan 2 Abd Rachem mengatakan, pihaknya akan menjatuhi sanksi terhadap pelajar yang terlibat dalam tawuran tersebut.

"Pasti diusut siapa nanti (yang terlibat) akan dipertemukan sekolah dengan sekolah," kata Rachem saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/10).

Rachem memastikan bahwa tawuran tersebut tidak serta merta membuat sekolah dari peserta didik yang terlibat berhenti melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Bukan bagian daripada protokol kesehatan Covid ini. Kasus ini biasa, artinya ini sudah sering terjadi makanya kasus ini (sekolah) tidak perlu untuk di online kan," kata dia.

Dia melanjutkan, pelajar yang terlibat akan memperoleh pembinaan khusus dari guru agar tindakan serupa tidak terulang kembali.

"Sanksi pasti ada. Pergubnya ada. Ini ada dampaknya. Bagaimanapun anak umur segitu itu perlu pembinaan," kata dia.

"Orang namanya juga kalau berlebihan itu adalah tugas kita. Tak hanya anak, tapi sekolah, karena sekolah punya peran di situ," ujar dia.

Tawuran pelajar tersebut terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung dekat Gang Harapan, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (4/10) sore. Video tawuran pelajar di Lenteng Agung terekam kamera dan beredar di media sosial Instagram @merekamjakarta.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah membawa senjata tajam. Mereka menggunakan sepeda motor dalam melakukan aksinya. Lalu di akhir video, sejumlah pelajar melempari kayu ke pelajar lainnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP