Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemeriksaan Covid-19 Gunakan GeNose C19 di Terminal Pulo Gebang Dimulai 7 Februari

Pemeriksaan Covid-19 Gunakan GeNose C19 di Terminal Pulo Gebang Dimulai 7 Februari Alat GeNose C19 untuk Mendeteksi Covid-19. ©2021 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Penumpang bus antar kota atau provinsi di Terminal Pulo Gebang diwajibkan menjalani skrining Covid-19 menggunakan Genose C19. Kebijakan ini akan dimulai pada Minggu (7/2).

Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengatakan, skrining tersebut tidak secara merata dilakukan di tiap-tiap terminal. Sebab, Dinas Perhubungan ingin mengetahui terlebih dahulu cara kerja alat yang diciptakan tim riset Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Untuk Genose ini akan dilakukan pada tanggal 7 di Jakarta Timur di terminal Pulo Gebang yang melayani AKAP. Sementara yang lain itu belum. Tentu kita akan sesuaikan dengan karakteristik alat ini," ucap Syafrin, Rabu (3/2).

Syafrin berujar, tes melalui Genose C19 diharapkan menyadarkan masyarakat akan pentingnya satu pemeriksaan untuk memastikan ada tidaknya penularan virus. Namun demikian, ia menegaskan skrining Covid menggunakan Genose C19 tidak menggantikan pemeriksaan swab antigen.

Nantinya, imbuh Syafrin, Dinas Perhubungan akan menyediakan dua metode skrining Covid di Terminal Pulo Gebang, yakni rapid antigen dan Genose C19.

"DKI sangat sadar mobilitas itu faktor penyebar Covid, kemarin yang kita lakukan dengan rapid antigen, sekarang dengan adanya alat ini kita akan lebih kedepankan," ucapnya.

Tarif uji coba pemeriksaan virus Covid-19 dengan menggunakan alat GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dibanderol Rp20.000. Pada tahap awal, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta.

"Tarif yang dikenakan pada saat uji coba atau pre launching ini adalah Rp20.000," ujar Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, seperti dikutip dari Antara.

Joni menegaskan KAI sudah siap untuk menyelenggarakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah menghadirkan layanan transportasi kereta api yang bebas Covid-19.

Penyediaan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, KAI melakukan Sinergi BUMN dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo. Kolaborasi dan sinergi BUMN tersebut meneruskan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik dalam hal pelayanan rapid test antibodi dan rapid test antigen di stasiun-stasiun.

“Dengan adanya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun akan semakin memperkuat deteksi dini Covid-19 sehingga lebih mempercepat pencegahan penularan Covid-19 dan menjadikan moda transportasi Kereta Api yang makin nyaman aman dan sehat," kata Joni.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP