Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Pemeliharaan jalan Jakarta dilakukan kalau sudah rusak parah'

'Pemeliharaan jalan Jakarta dilakukan kalau sudah rusak parah'

Merdeka.com - Penanganan jalan rusak di Jakarta seakan tidak ada usainya. Walaupun perbaikan sudah dilakukan, namun hasilnya tidak maksimal. Hal ini disebabkan karena usia dari jalan sudah uzur, dan komponen campuran aspal belum sesuai dengan aturannya.

Pakar Konstruksi Jalan Universitas Indonesia (UI) Heddy R Agah mengungkapkan, salah satu penyebab jalanan di Jakarta cepat rusak karena spesifikasi bahan dasar dan teknis kerja yang belum sesuai dengan standar. Selain itu pemilihan campuran bahan dasar, pemadatan dan penyediaan rongga lapisan jalan belum baik.

"Agar ketika dilintasi oleh beban kendaraan secara terus menerus tidak mudah terkelupas," kata Heddy saat dihubungi, Rabu (29/1).

Dia menambahkan, konstruksi dengan bahan hotmix dan aspal perlu memiliki rongga sekitar 3 persen. Tujuannya agar memberikan rongga ketika terjadi pemuaian terhadap bahan campuran batu kerikil dan hotmix. Bila tidak adanya rongga akan membuat permukaan jalan menjadi bergelombang kecil.

"Mungkin saja spesifikasi jalan ini belum sesuai diterapkan oleh pengusaha jalan," ujarnya.

Menurutnya jalan di Jakarta hanya memiliki umur ketahanan mencapai 10-15 tahun. Usia tersebut bisa didapatkan bila ada pemeliharaan jalan yang baik. Artinya pada jangka waktu tertentu perlu dilakukan pelapisan cairan hotmix.

"Sayangnya pemeliharaan jalan di Jakarta dilakukan kalau sudah benar-benar rusak," terangnya.

Heddy menambahkan, penyebab lain jalanan menjadi rusak adalah banjir. Jalan akan mudah rusak bila terendam air lebih dari 4 jam, walaupun hanya terendam 5 cm. Hal tersebut akan mempercepat usia jalan.

"Kalau setinggi itu air akan meresap ke dalam konstruksi jalan, tentunya jalan tidak akan tahan," imbuhnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP