Pembunuh janda warung nasi sunda ternyata seorang satpam
Merdeka.com - Pembunuh janda pemilik warung nasi khas Sunda, Jainah (32), yang ditemukan tewas, ditangkap polisi. Tersangka, Ralim alias Kuncung (46) yang sehari bekerja sebagai satpam ditangkap di hari yang sama, Rabu (26/3) siang di tempat kerjanya, yang berada di samping lokasi pembunuhan. Saat dijadikan saksi, tersangka sempat kikuk ketika menjawab pertanyaan polisi.
Kepada polisi yang memeriksa, Kuncung mengaku tega menghabiskan nyawa janda beranak satu tersebut karena aksinya ketahuan sedang mencuri uang hasil dagangan yang disimpan di dalam kotak oleh korban. Dari pemeriksaan itu, tersangka terpaksa mengambil uang karena dia terlilit hutang.
"Sementara ini barang bukti sedang kita cari," ujar Kapolsektro Cengkareng Kompol M Iqbal, Jumat (28/3).
Sebelumnya, jasad Jainah ditemukan pertama kali oleh kakaknya, Endar. Di bagian tubuhnya ditemukan luka di bagian tangan kanan akibat benda tajam, dan kepala memar akibat pukulan benda keras.
"Saat ditemukan, tubuh korban telah terbujur kaku di kasur dalam keadaan tubuh ditutupi kasur serta darah berceceran di sekitar tempat kejadian," ujar Hengki saat dihubungi, Rabu (26/3).
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya