Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembuatan RTB mandek, Ahok dalih 'ada yang minta komisi'

Pembuatan RTB mandek, Ahok dalih 'ada yang minta komisi' Waduk Ria Rio kekeringan. ©2015 merdeka.com/djoko poerwanto

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kesulitan‎ membebaskan lahan untuk menambah Ruang Terbuka Biru (RTB). RTB ini dibuat sebagai tempat penampungan air seperti waduk

Agar mempercepat proses pembelian lahan, maka sistem pembayaran akan diubah yang semula ada di dinas kini langsung ke wali kota. Kebijakan ini akan dimulai tahun depan dengan harapan tak ada lagi PNS yang berani meminta komisi dari proses pengadaan lahan tersebut.

"Kendala RTB itu pembebasan lahan saja. Ada oknum yang bermain minta komisi. Kami sudah ubah caranya, yakni akan titipkan ke Wali Kota," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/10).

Ahok mengungkapkan, saat ini semua pembelian lahan harus dilakukan secara nontunai. Dana juga harus ditransfer kepada pemilik langsung. Tujuannya untuk menghilangkan praktik percaloan.

"Sekarang kan nggak boleh lagi pakai surat kuasa. Langsung uang ditransfer ke pemilik lahan. Begitu kita buat peraturan begini langsung pembelian mandek," tutupnya.

Ahok mengharapkan, dengan cara ini pembelian lahan untuk pemenuhan RTB bisa lebih maksimal. Sehingga bisa digunakan untuk menampung air saat hujan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP