Pembajak akun FB Hajriyanto punya anak satu, batal disekolahkan
Merdeka.com - Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y. Thohari batal menyekolahkan pembobol akun Facebook-nya Nurhamdi Pulungan. Dia kaget, ketika mendengar Hamdi ternyata bukan anak kecil lagi dan sudah berkeluarga.
Ibu Hamdi, Sabariah Hanung bahkan hari ini mendatangi kantor Hajriyanto untuk menyatakan permohonan maaf. Sambil menangis, dia meminta Hajriyanto mencabut laporannya di Polda agar putranya itu bisa bebas.
"Saya pikir anak 20 tahun, kalau masih anak kecil ya saya maafkan, mungkin karena iseng. Tapi ini orang 29 tahun dan punya istri. Kalau saya cabut laporan, artinya tidak pernah ada pembajakan dong?" kata Hajriyanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/1).
Hajriyanto mengaku tak bisa begitu saja mencabut laporannya. Dia berencana konsultasi terlebih dahulu kepada pihak penyidik di Polda.
"Kalau saya melaporkan pencemaran nama baik, itu delik aduan, saya bisa cabut. Tetapi saya tidak laporkan pencemaran nama baik, walaupun nama saya dicemarkan dengan minta-minta pulsa itu," ujar dia.
Politikus Partai Golkar ini menambahkan, pembajakan akun twitter dan facebook-nya, memiliki dampak negatif kepadanya. Karena hal ini nama baiknya jadi tercemar.
Untuk itu, Hajriyanto meminta kepada Sabariah, untuk tetap sabar jika anaknya harus menjalani proses hukum. Padahal sebelumnya, dia dan PP Muhammadiyah berencana menyekolahkan Hamdi karena dianggap pintar. "Tadinya saya mau sekolahkan, karena saya pikir umur 20 tahun. Tapi kalau umurnya 29 tahun mau sekolah dimana," kata dia.
Sementara itu, Sabariah mengaku ingin agar Hamdani tidak dipenjara karena keluarga yang masih membutuhkan sosoknya. Hamdani memiliki istri dan satu orang anak berusia 2 tahun.
(mdk/tts)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya