Pelaku mutilasi Ancol diduga anggota geng Triad China
Merdeka.com - Sudah sejak lama tato menjadi simbol bagi para anggota kriminalitas atau gangster. Ternyata, pelaku mutilasi Ancol, Alanshia alias A Liong juga mempunyai tato bergambar naga di bagian punggung kirinya. Diduga tato itu merupakan simbol keanggotaan Alanshia pada jaringan geng Triad di China.
Polisi masih mengkoordinasikan temuan-temuan itu dengan negara asal Alanshia. Kepolisian China sendiri sudah mengirimkan surat catatan merah atau red notice kepada pemerintah Indonesia perihal tindakan kriminalitas warga China tersebut.
"Kita belum lihat hasilnya sampai ke arah situ, kita masih tunggu koordinasi dengan pemerintah China," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi kepada merdeka.com melalui pesan Blackberry Messenger, Jakarta, Senin (1/4).
Dari lembar red notice yang diterima merdeka.com, foto pelaku mutilasi Ancol ukuran 2x3 itu mengenakan baju merah. Namun, nama Alanshia ataupun julukannya A Liong tak tertulis di red notice tersebut. Nama yang tertulis justru Ji Zhao. Ji Zhao tercatat lahir di Xinmin, China, 22 Juni 1981. Nama kedua orang tuanya adalah Zhao Jinsheng dan Fang Liyuan.
Alanshia sendiri sudah mengakui foto yang terpampang di red notice tersebut merupakan fotonya pada tahun 2009. Polres Jakarta Utara sendiri belum menyebutkan pelaku mempunyai catatan kriminal seperti apa, dalam red notice tersebut.
Dari rangkaian pembunuhan sadis dan sejumlah narkoba bernilai jutaan rupiah yang disita pada kediaman pelaku di ruko Marina Mediterania Residence, Ancol, mungkinkah pelaku benar anggota geng Triad di negara asal China? (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya