Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegawai penukaran uang dirampok saat naik taksi, Rp 6 miliar raib

Pegawai penukaran uang dirampok saat naik taksi, Rp 6 miliar raib ilustrasi perampokan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Petugas Polres Metro Jakarta Pusat memburu pelaku perampokan uang tunai senilai Rp 6 miliar di Jalan Cideng Timur Gambir pada Jumat (22/7) malam. Diduga pelaku lebih dari satu.

"Pelaku diduga dua orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta, Sabtu (23/7).

Awi menuturkan kejadian berawal saat pegawai perusahaan penukaran mata uang Norman Ali (35) menumpang taksi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju kantornya.

Korban menyimpan dua koper berisi 1,7 juta Ringgit (sekitar Rp 5,6 miliar) dan 200.00 Yuan (mencapai Rp 400 juta) di bagasi taksi.

Ketika di lokasi kejadian, sopir taksi Mamun turun dari mobil untuk membuka bagasi namun mendadak datang dua orang pelaku yang menumpang sepeda motor jenis matik dari arah belakang. Salah satu pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah pengemudi taksi, sedangkan seorang pelaku lainnya mengambil koper yang berisi uang tunai tersebut.

Para pelaku melarikan diri berputar di lampu merah Cideng Timur menuju Tanah Sereal Jakarta Barat.

Awi menyebutkan ciri pelaku yang membawa senjata api dengan tinggi badan mencapai 160 sentimeter, kekar dan mengenakan helm. Sedangkan pelaku yang mengemudikan motor berbadan kurus.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP