Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang minta relokasi ke tempat ramai, Ahok bilang 'mau di HI?'

Pedagang minta relokasi ke tempat ramai, Ahok bilang 'mau di HI?' Penertiban Pasar Karang Anyar. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kios pedang di Pasar Karang Anyar, Jakarta Pusat, dibongkar petugas Satpol PP. Keberadaan pasar tersebut selama ini melanggar aturan karena berdiri di atas saluran air.

Pedagang yang sempat demo pada Senin kemarin, hanya bisa pasrah melihat lapak dagangnya dibongkar. Mereka meminta Gubernur Basuki mencarikan lokasi baru yang lebih baik dan ramai pembeli.

Ahok, sapaan Basuki, meminta warga menerima kebijakan pembongkaran. Soal permintaan pembeli ramai, menurutnya itu strategi masing-masing pedagang sebagai penjual.

"Satu sisi, lama-lama Anda harus terima. Ramai enggak rame tergantung produk anda. Kalau mau ramai konsepnya mendekati ke orang ramai," kata Ahok.

Dia tak mau menanggapi berlebihan soal permintaan pedagang. "Kalau mau rame, kita jualan di bunderan HI, boleh enggak? Gak bisa dong," protesnya.

Menurutnya, semua kebijakan ada baik dan buruknya. Untuk kebijakan kali ini, kata dia, demi menyelamatkan warga lainnya dari banjir tahunan.

"Jadi pemerintah ini tugasnya mengadministrasi keadilan sosial. Anda ada 100 orang yang ramai dapat duit, tapi yang banjir Rp 1 juta orang, dia rugi lebih banyak dibanding Anda yang untung sedikit. Jadi tugas kami gimana mengadministrasi keadaan sosial aja," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP