Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDI Perjuangan ingatkan Ahok: Jokowi tidak pernah ada bentrok

PDI Perjuangan ingatkan Ahok: Jokowi tidak pernah ada bentrok Ahok. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta kecewa dengan cara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam menertibkan bangunan. Kebijakan penggusuran tersebut selalu berujung dengan bentrokan antara warga dengan aparat penertiban, seperti yang terjadi di kawasan Pasar Ikan dan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Anggota DPRD DKI Jakarta Sereida Tambunan mengatakan, cara yang digunakan Basuki atau akrab disapa Ahok berbeda dengan Joko Widodo. Pasalnya, aparat sempat menembakkan gas air mata dan mengangkut warga yang menolak penggusuran.

"Lalu apa bedanya dengan penggusuran Kampung Pulo. Setiap penggusuran selalu warga yang terimbas kekerasan. Apa tidak ada cara lain," tegasnya di Kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (11/4).

Menurutnya, Jokowi memiliki sikap pendekatan yang berbeda untuk melakukan penertiban. Ini merupakan salah satu janji yang disampaikan saat kampanye pemilihan kepala daerah bersama Ahok pada 2012 silam. Contohnya terlihat saat penertiban Tanah Abang, Wadung Ria Rio, dan Waduk Pluit.

"Waktu Jokowi tidak pernah ada bentrok. Ini bentrok selalu terjadi di zaman Ahok," kata politisi PDI Perjuangan ini.

Sereida mengingatkan, bentrokan saat penggusuran dapat memberikan dampak buruk terhadap anak-anak. Pasalnya, mereka bisa mengalami trauma hingga psikis anak. Alhasil‎ tak heran anak usia dini zaman sekarang kerap menggunakan cara-cara kekerasan ketika menyelesaikan suatu persoalan.

"Harusnya Ahok berpikir sejauh itu dong. Apa sih susahnya komunikasi dengan baik kepada warga, beri solusi baik pada warga, DKI uangnya banyak kok, APBD Rp62 triliun buat apa kalau bukan buat warga," tutupnya.

(mdk/amn)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP