Pascaperistiwa Ledakan, Polisi dan KPU Koordinasi Bahas Pengamanan Debat Berikutnya
Merdeka.com - Kepolisian masih mencari pelaku pelemparan petasan di area nonton bareng debat kedua capres di Parkir Timur Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno. Sampai hari ini, 10 orang sudah diminta keterangan terkait peristiwa itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, kepolisian sudah melakukan pengamanan yang dilakukan dengn baik agar kegiatan debat dan sekitarnya berjalan lancar. Lantas ada kejadian tersebut, motifnya sedang didalami.
"Semua pengamanan sudah kita lakukan," kata Argo kepada wartawan, Senin (18/2).
Setelah kejadian kemarin, kepolisian akan membahas ulang soal pengamanan hingga lokasi nonton bareng relawan pasangan capres dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Masyarakat juga diimbau tak terpancing dengan isu-isu menyesatkan dan tetap tenang. Warga dipersilakan tetap beraktivitas seperti biasa.
"Masyarakat jangan khawatir, jangan cemas, tetap aktivitas biasa. TNI-Polri akan mengamankan Jakarta sampai Pilpres selesai dan selanjutnya," tegas Argo.
Korban Ledakan Petasan Sudah Meninggalkan Rumah Sakit
Untuk korban akibat ledakan petasan sudah boleh meninggalkan rumah sakit. Dua korban merupakan relawan paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.
"Dari kejadian tersebut ada yang mengaku dari relawan 01 di RS Pelni dan RS Mintoharjo. Dari polisi turun mengecek ke sana memang benar, yang bersangkutan kaget dan ada dengungan di terima tapi sudah pada kembali. Tidak ada luka luar," kata Argo.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya