Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca dilempar molotov, rumah Dirut Transjakarta dijaga polisi

Pasca dilempar molotov, rumah Dirut Transjakarta dijaga polisi bom molotov. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Rumah Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Jalan Bandeg II, Jati, Pulo Gadung diserang bom molotov semalam, (13/6). Budi mengatakan, pasca penyerangan tersebut kediamannya kini dijaga polisi.

"Iya dijaga (oleh polisi)," kata Budi di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/6).

Sayangnya, hingga saat ini Budi belum bisa memastikan siapa penyerang rumahnya itu. Namun ia yakin itu bukanlah karyawan dari PT Transjakarta.

"Saya enggak tahu, saya enggak bisa duga. Tapi kok saya yakin ini bukan karyawan. Saya yakin bukan," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo menduga pelaku pelemparan bom molotov di rumah Direktur Utama TransJakarta, Budi Kaliwono Jalan Bandeng II, Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur berjumlah dua orang.

"Ya kurang lebih kalau enggak salah lebih satu ya," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/6).

Andry menjelaskan, peristiwa itu terjadi Selasa (13/6) sekitar pukul 20.45 WIB.

Saat itu kondisi cuaca tengah hujan deras. "Ya awal kejadiannya Kalau dari CCTV itu hujan malam. Kita lihat kan dari CCTV, ya ada orang yang naik motor kemudian melemparkan botol itu. Tapi itu sangat hujan. Deras," jelasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP