Pamdal tak berani tegur anggota DPR yang merokok

Reporter : Hery H Winarno | Selasa, 17 April 2012 06:27




Pamdal tak berani tegur anggota DPR yang merokok
ilustrasi rokok. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Dalam tatib anggota DPR, setiap anggota dilarang merokok bila sedang di dalam ruangan. Namun selama ini hal tersebut tidak berlaku karena pengamanan dalam (Pamdal) tidak berani menegur anggota dewan yang melanggar tatib.

"Itu Tatib DPR dilarang merokok bila sedang rapat dalam ruangan, tetapi tentu petugas tidak berani menegur anggota DPR," ujar Humas Setjen DPR, Jaka Winarko kepada merdeka.com, Senin (16/4).

Menurut Jaka, selama ini mekanisme peraturan dilarang merokok diserahkan kepada pimpinan rapat. Meskipun hal tersebut ternyata tidak efektif.

"Kalau dari posisi kita tidak enak atau berani menegur, kita pegang tatib bahwa seharusnya yang menegur itu pimpinan rapat," terangnya.

Di komplek gedung DPR sendiri mengacu dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2010, setiap orang dilarang merokok di dalam gedung. Menurut Jaka, aturan ini pun sulit berlaku bagi para dewan yang terhormat.

"Kita juga tidak bisa menegur soal itu, meskipun kita tahu bahwa dalam Pergub DKI dilarang merokok di dalam gedung, bukan saja dalam ruangan," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Nining Indra Shaleh mengakui, penempelan stiker-stiker larangan merokok yang kini mewarnai gedung wakil rakyat di Senayan. Menurut Nining, penempelan tersebut sebagai bentuk anjuran dari Departemen Kesehatan (Depkes) agar gedung pemerintahan bebas rokok.

"Iya benar. Itu aturan dari Sekjen," ujar Sekretaris Jenderal DPR RI, Nining Indra Shaleh, kepada merdeka.com, Senin (16/4).

Nining mengutarakan, tujuan dari adanya penempelan stiker tersebut memang anjuran dari Departemen Kesehatan (Depkes) sebagai bentuk terwujudnya gedung pemerintahan bebas rokok.

"Penempelan poster dan stiker kawasan tanpa rokok di lingkungan gedung DPR itu atas anjuran dari Depkes sebagai pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan berdasarkan UU Kesehatan No 36 tahun 2009, yang mengamanatkan gedung pemerintah merupakan tempat umum dan tempat kerja yang harus ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok," tandas Nining.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Larangan Merokok

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Tak kebagian pimpinan DPR, PPP bakal dapat 3 ketua komisi
  • Rupiah berpotensi menguat ke Rp 12.194-Rp 12.179 per USD
  • IHSG berpeluang menguat tipis
  • SBY kini punya kartu truf paksa Megawati buka komunikasi
  • Kedai kopi Korea ini mau kuasai Amerika,berani duel vs Starbucks
  • Cara aneh angkut hewan kurban curian, dari ambulans hingga Xenia
  • KITA: UU ITE harus direvisi
  • 5 Fakta utang luar negeri Indonesia makin mengkhawatirkan
  • Aksi perdana di DPR, Adian teriak sambil tunjuk Ceu Popong
  • Naik podium, politikus PDIP pijat dan cium pipi Ceu Popong
  • SHOW MORE