Paksa truk putar balik, warga Cileungsi teriak pulangin sampah DKI
Merdeka.com - Sekitar pukul 11.45 WIB, warga Cileungsi berhasil memaksa 15 truk sampah memutar balik. Truk-truk penuh muatan sampah itu sempat dihadang warga sebelum akhirnya terpaksa tak melanjutkan perjalanan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Warga kompak berteriak "Pulangin sampah ke DKI".
Sopir truk tidak bisa berbuat banyak menghadapi ratusan warga yang memblokir jalan mereka. Sambil tersenyum, para sopir akhirnya berbalik arah.
Salah seorang warga Cileungsi, Helda menuturkan, puluhan hingga ratusan truk tidak berani masuk ke wilayah Cileungsi. "Saya dapat kabar, ada sekitar 100 truk sampah parkir di tol Cibubur. Antreannya panjang, mengekor sampai tol TMII," ujar Helda saat berbincang dengan merdeka.com di lokasi, Senin (2/11).
Warga juga membentangkan banner besar bertuliskan "Kami menolak sampah DKI". Warga membubuhkan tanda tangan di atas spanduk atau banner tersebut. Pengguna jalan yang melintas wilayah itu juga diminta membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap warga yang selama bertahun-tahun harus menghirup udara tak sedap dari sampah yang melintas wilayah mereka.
Kondisi di perempatan Cileungsi tempat dilakukan pemblokiran truk sampah, masih terpantau lancar. Tidak tampak kemacetan akibat aksi warga ini.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya