Pademangan banjir, busway koridor V tak beroperasi
Merdeka.com - Banjir yang mengenang di Pademangan Barat, Jakarta utara merendam permukiman warga hingga jalan utama. Bahkan, Jalan Budi Mulya Raya, Pademangan Barat sampai WTC Mangga dua, Jakarta Utara ketinggian air mencapai 20-50 sentimeter.
Kepala Unit Pelayanan Bus TransJakarta, Muhammad Akbar menjelaskan, busway koridor V jurusan Kampung Melayu-Ancol terpaksa dihentikan dan hanya beroperasi sampai Jembatan Merah. Pasalnya, ruas jalan busway yang berada di depan WTC Mangga Dua digenangi air.
"Busway Koridor V Kampung Melayu-Ancol hanya sampai jembatan merah saja. Karena Jalur Busway di sekitar Jalan Gunung Sahari terendam banjir rob," terang Akbar saat dihubungi, Jakarta, Jumat (14/6).
Akbar menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan busway dapat beroperasi kembali dengan normal. Namun, jika ketinggian air sudah mulai menurun maka operasi busway akan kembali normal.
"Kami tidak bisa memastikan kapan bisa beroperasi seperti biasa lagi. Tetapi petugas kami terus memonitor ketinggian air. Kalau banjir rob sudah surut dan jalurnya memungkinkan dilalui busway, kami akan buka lagi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang disebabkan rusaknya rumah pompa yang berada di Ancol, membuat air urung kembali surut. Warga pun mengeluhkan lambatnya penanganan banjir akibat rusaknya beberapa pompa itu.
"Harusnya sudah bisa dibetulin cepat dong, ini sudah hampir seminggu banjir begini, sebagian warga sudah terserang penyakit akibat banjir," ujar warga Pademangan Barat, Zakaria (42) kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (14/6).
Lalu lintas dari arah perempatan Mangga Dua, menuju Ancol, arus kendaraan mulai tersendat hingga puluhan kilometer. Arus lalu lintas cenderung tak bergerak akibat genangan banjir di beberapa ruas. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya