Pada Djarot, manajemen 7 Eleven akui banyak gerainya tak berizin
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan pertemuan terbuka dengan PT Modern Sevel Indonesia. Mereka membicarakan mengenai tata kelola minimarket yang harus sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 7 tahun 2012 tentang Penataan dan Penertiban Minimarket dan Seven Eleven di Pemprov DKI Jakarta.
Direktur PT Modern Sevel Indonesia, Hendri Honoris, pada kesempatan ini mengakui masih ada beberapa gerainya yang belum berizin. Berdasarkan data dari situs resmi mereka, ada sekitar 172 gerai yang tersebar di lima wilayah.
"Sesuai dengan Ingub, setiap outlet harus punya izin operasional. Kami memang bertahap menambah izin. Karena kami baru soal perizinan (yang belum ada) itu memang ada pada kami," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/1).
Dia tidak dapat memberikan secara pasti berapa gerainya yang belum berizin. Namun untuk memperbaikinya, pihaknya siap mengikuti segala prosedur untuk memperbaikinya. Bahkan mereka siap direlokasi jika melanggar.
"Angkanya harus kamu verifikasi dulu. Kalau melanggar kami siap mengikuti arahan dari pemerintah. Kami siap menertibkan atau merelokasi sesuai dengan peruntukkan," tegas Hendri
Djarot yang mendengarkan pengakuan tersebut menyandarkan diri di bangku. Kemudian dia menegaskan, jika terbukti tidak sesuai dengan peruntukkan maka gerai tersebut akan direlokasi, bahkan ditutup.
"Kamu akan lihat nanti. Kalau tidak sesuai peruntukkan itu harus ditutup atau direlokasi," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya