Omicron di Jakarta Mencapai 310 Kasus Per 7 Januari 2022
Merdeka.com - Kasus konfirmasi Omicron di Jakarta hingga 7 Januari berjumlah 310 kasus. Penularan virus varian Omicron itu terjadi di dua kategori.
Pertama, 270 kasus Omicron didapat dari hasil tes sample orang dengan memiliki riwayat perjalanan luar negeri. Kedua, 40 kasus merupakan transmisi lokal.
Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melaporkan ada penambahan 224 kasus aktif Covid-19. Adanya penambahan kasus ini, total kasus aktif di Jakarta mencapai 1.394 orang.
Kasus aktif merupakan istilah untuk pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi di rumah sakit rujukan atau isolasi terpusat.
Tingginya penambahan kasus, seiring konfirmasi penularan varian Omicron di Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun menyatakan Pemprov DKI Jakarta terus mengupayakan agar kasus aktif Covid, apa pun variasi mutasinya, terus menurun.
"Kita tidak ingin ada peningkatan yang lebih tinggi lagi, yang ada kita upayakan bisa kita kurangi dan kita turunin," kata Riza di Balai Kota, Jumat (7/1).
Politikus Gerindra itu berujar, penyebab penularan virus semakin meningkat diduga dampak dari libur natal 2021 dan tahun baru 2022.
Dia pun meminta agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan tidak menganggap ringan atas kondisi penularan Omicron di Jakarta.
"Tracing testing dan treatment juga kita awasi lagi pengawasan penjagaan semuanya kita akan upayakan seperti sebelum-sebelumnya," ucapnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya