Ombudsman Simpulkan Kendala Sistem PPDB DKI Karena Operator Gagal Antisipasi
Merdeka.com - Ombudsman DKI Jakarta menyimpulkan penyebab server down di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 karena kelalaian pihak Telkom. Ketua Ombudsman, Teguh Nugroho mengatakan, Telkom gagal memprediksi kemampuan server dan bandwidth yang akan terpakai pada pengajuan akun PPDB, Senin (7/6).
"Telkom selaku provider penyelenggaraan PPDB online DKI 2021 salah prediksi sehingga pendaftaran peserta PPDB online 2021 hari pertama menghadapi kendala," ucap Teguh, Rabu (9/6).
Kesimpulan itu muncul setelah Ombudsman memanggil Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, PT Telkom, dan pihak-pihak terkait dalam sistem PPDB online, untuk diminta penjelasan.
Dari penjelasan tersebut, Dinas Pendidikan menyampaikan kepada Ombudsman bahwa mereka telah menyampaikan kebutuhan bandwidth saat PPDB online 2021/2022 kepada Telkom.
Kemudian, pihak Dinas Dukcapil juga telah membuka line system data base mereka termasuk menyiapkan 3 server untuk mempermudah proses pengintegrasian data dengan sistem pendaftaran online dan Sidanira.
Sementara Telkom telah menyediakan 65 server dan 14 server cadangan dengan bandwidth 10 Gigabyte untuk memenuhi kebutuhan PPDB online 2021.
"Telkom sebelumnya telah menyanggupi kebutuhan tersebut termasuk perubahan pengintegrasian sistem pendaftaran dengan Sidanira yang tahun sebelumnya dilakukan secara statis menjadi dinamis," jelasnya.
Simulasi dan uji coba telah dilakukan oleh Telkom sejak 1 bulan sebelum penyelenggaraan PPDB sampai Kamis tanggal 3 Juni 2021. Menurut PT Telkom, pada uji coba tersebut tidak terdapat kendala apapun.
"Dalam simulasi itu, seharusnya Telkom sudah bisa memprediksi kebutuhan sarana dan prasarananya dalam menghadapi kemungkinan ledakan traffic saat pendaftaran berkaca pada PPDB tahun 2021 dengan tingkat kerumitan yang lebih karena pengitegrasian data dengan Sidanira berlangsung secara real time atau dinamis,” kata Teguh.
Telkom, kata Teguh, gagal melakukan prediksi sehingga terjadi kendala dalam penyelenggaraan PPDB pada hari Senin 7 Juni 2021 yang merupakan hari pertama pembukaan portal pendaftaran PPDB.
Kendala pendaftaran dimulai pukul 08.00 WIB dan terjadi penutupan akun sementara dari pukul 16.00 - 18.00 WIB. Setelah penutupan dilakukan, mulai terjadi pergerakan dalam pembuatan akun, namun kembali melambat sejak pukul 20.00 WIB.
Mitigasi yang dilakukan oleh Telkom selaku provider adalah dengan melakukan penambahan dua server untuk mempercepat proses, namun hal itu hanya sedikit membawa perubahan.
“Telkom tidak mampu memberikan jalan keluar berupa mitigasi teknis untuk mengantisipasi kegagalan tersebut dan membuat Disdik DKI membuat mitigasi dalam alur proses,” ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta angkat bicara soal masalah dalam situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta yang tak bisa diakses para wali murid siswa bukanlah down.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat sekaligus Ketua Panitia PPDB DKI Jakarta 2021, Slamet menjelaskan bahwa situs PPDB yang dikeluhkan para wali murid itu bukanlah down, tetapi melambat alhasil membuat sulitnya akses untuk pendaftaran.
"Sistem hari ini tidak down tapi mengalami perlambatan," ujar Slamet saat dikonfirmasi, Senin (7/6).
Menurut Slamet, situs mengalami pelambatan karena begitu banyaknya orang yang mencoba mengaksesnya secara bersamaan. Sebab, saat ini PPDB yang dibuka adalah jalur prestasi untuk SMP dan SMA.
"Karena jalur prestasi tidak mengenal zona maka siapapun, dari manapun, sepanjang itu warga DKI yang sudah terdaftar di dalam SIDANIRA ini melakukan pendaftaran pada hari ini," jelasnya.
Dia pun mengakui jika pelambatan ini membuat sejumlah orang tidak bisa mengakses laman PPDB sekarang ini. Namun Slamet mengklaim pihaknya tengah berupaya untuk bisa mengatasi masalah tersebut.
"Tim sedang berupaya untuk mengatasi perlambatan-perlambatan ini, tentunya secara teknis kami sudah siapkan baik peningkatan badwitchnya maupun penambahan-penambahan seperti server dan lain-lain," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya