Olah TKP Kebakaran Toko Cahaya, Polisi Koordinasi dengan Laboratorium Forensik
Merdeka.com - Toko Cahaya Swalayan, Cilandak, Jakarta Selatan telah dilalap si jago merah pada Selasa (21/9) sekira pukul 19.00 Wib. Untuk memadamkan api tersebut, enam unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan laboratorium forensik untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.
"Kita akan koordinasi dengan laboratorium forensik untuk mencari tahu dan memastikan penyebab dari kebakaran tersebut," kata Azis kepada wartawan, Rabu (22/9).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis (23/9) besok. Sebelum melakukan hal itu, polisi akan lebih dulu memastikan apakah api benar-benar padam dan apakah ada korban jiwa atau tidak.
"Kita harus memastikan dulu bahwa api benar-benar padam, karena kalau tidak benar-benar padam kita takutkan bisa merembet kemana-mana. Jadi itu dulu yang paling pertama dilakukan, yang berikutnya kita akan mencari tahu saksi-saksi sambil menanyakan apakah ada korban jiwa," jelasnya.
"Sampai saat ini tidak ada keterangan bahwa ada korban jiwa dan berikutnya nanti kita akan segera melakukan status quo yaitu setelah proses pemadaman selesai dan api benar-benar dinyatakan telah padam," sambungnya.
Setelah memastikan api padam dan tidak adanya korban jiwa, barulah polisi akan melakukan penyelidikan terkait perkara itu.
"Baru kita melakukan tindakan penyelidikan maupun penyidikan dengan diawali status a quo atau menutup TKP," tutupnya.
Sebelumnya, Kebakaran terjadi di Toko Cahaya Swalayan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (21/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran wilayah Jakarta Selatan dikerahkan.
"Waktu terima berita (kejadian kebakaran) pukul 19.00 WIB. Sumber Informasi dari warga yang datang ke Kantor Sektor Jagakarsa," ucap pejabat Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Mulat Wijayanto.
Dia menuturkan belum dapat dipastikan ada tidaknya korban jiwa dari musibah ini. Termasuk belum disimpulkan dugaan sementara penyebab kebakaran.
Saat ini, kata dia, personel masih melakukan upaya pemadaman.
"25 personel, status masih situasi merah (Proses Pemadaman)," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya