Ngaku wartawan, lima pria peras warga Senen Rp 500 ribu
Merdeka.com - Lima pria tua diperkirakan usia di atas 40 tahun yakni Edward, Syarif, Sudirman, Ruslan dan Made mengaku wartawan dan memeras warga. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kenari II, Senen, Jakarta Pusat.
"Dia meminta uang Rp 500 ribu, sudah saya kasih eh dia bilang kurang, curiga saya jadinya," ujar korban yang juga Ketua RW 04, Andi di lokasi, Senin (3/3).
Andi menjelaskan kelima orang itu awalnya datang mengaku sebagai utusan wali kota. Mereka meminta uang karena ada bangunan di wilayahnya tidak mempunyai izin.
"Pas dia bilang kurang, saya tanya siapa pimpinanmu, dari mana, terus enggak lama ngaku wartawan. Saya minta identitasnya, tetapi enggak jelas," katanya.
Sementara itu, kelima pelaku hanya menunduk lesu ketika warga ramai dan polisi datang. Dia mengelak kalau mengaku-ngaku wartawan dan saling tuding satu sama lain yang menjadi biang keroknya.
"Enggak ngaku wartawan kok enggak," dengan muka kecut.
Jawaban itu spontan membuat Andi berang. Dia marah-marah dan menunjuk-nunjuk para pelaku.
"Eh lo tadi bilang apa hah? Mau meres gw lo!" teriak Andi.
Polisi yang mendatangi lokasi kemudian membawa kelimanya ke Polsek Senen untuk diproses secara hukum. Polisi menyita barang bukti uang Rp 500 ribu, ID card pers, dan dua motor.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya