Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku bayar, warga Volker tak terima meteran airnya disidak Aetra

Ngaku bayar, warga Volker tak terima meteran airnya disidak Aetra Penertiban sambungan air ilegal. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dalam operasi sidak yang dilakukan PT Aetra Air Jakarta yang bergabung dengan petugas gabungan Kepolisian pada Kamis Pagi (19/3), di pemukiman Kampung Muara Bahari (Volker), Tanjung Priok, Jakarta Utara, guna menertibkan warga dari pencurian air seperti sambungan Illegal tersebut, didapati Yulli Nilam Sari (Lili) sebagai warga yang protes mengenai sidak yang dipimpin oleh Direktur Operasional PT Aetra, Lintong Hutasoit.

Lili (36), warga Jalan Samudra II, kaget ketika rumahnya disambangi Aetra, awak media dan jajaran kepolisian. Dirinya tidak terima rumah sekaligus kosan miliknya dirazia petugas.

"Saya bayar air kok, ngapain kalian razia di sini?" ujar Lili dengan nada tinggi sembari memaki petugas dan polisi yang hadir saat razia, Kamis (19/3).

Lili yang semakin emosi itu menunjukkan bukti-bukti pembayarannya ke pihak Aetra. Dan setelah beberapa menit meteran airnya diperiksa, pihak Aetra tidak menemukan adanya kesalahan di rumah kosan yang berisi tujuh penghuni itu.

"Sudah saya bilang, di sini saya bayar. Itu di sana bandar narkoba enggak ditangkap, di sini cuma meteran air aja pake segala ramai-ramai bawa awak media. Lebay!" tambahnya.

Lain dengan Lili, Herman (51), warga Jalan Samudera Raya 1, ini mempersilakan petugas Aetra untuk memeriksa meteran air di rumahnya.

"Saya tidak masalah jika meteran saya diperiksa, ya namanya sudah ada surat tugasnya mau bilang apa," kata Herman di depan rumahnya.

Herman yang sudah berlangganan air sejak tahun 2001 mengaku tidak pernah mengakali meteran air di rumahnya apalagi sampai mencuri air tersebut.

Namun, Herman juga mengaku sempat curiga lantaran sudah hampir setahun terakhir ini petugas Aetra jarang mengecek meteran air yang ada di rumahnya maupun rumah yang ada di lingkungan Volkar.

"Memang menurut saya di wilayah sini ada banyak kasus-kasus narkoba, tapi harusnya kita tetap diperiksa lah meterannya, masak petugas main nembak jumlah pemakaian air kita," tambahnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP