Nasib saham DKI di PT Delta Djakarta akan ditentukan pekan depan
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta berencana melepas saham sebesar 26,25 persen yang selama ini ditanamkan di PT Delta Djakarta Tbk. Saat ini, Pemprov DKI sedang melakukan review internal terkait kepemilikan saham di PT Delta Djakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku telah makan malam dengan jajaran PT Delta Djakarta. Keputusan kapan DKI melepas saham di perusahaan bir itu akan keluar pekan depan.
"Alhamdulillah, satu lagi milestone sudah tercapai yaitu komunikasi dengan mitra dan mitra sudah mengerti posisi kami seperti apa," kata Sandiaga di Lapangan IRTI Monas, Rabu (25/4).
"Apakah sesuai dengan visi misi kami yang dituangkan di RPJMD dan ini akan selesai dalam satu minggu ke depan," sambungnya.
Sandiaga mengakui PT Delta termasuk BUMD yang produktif. Terbukti DKI Jakarta mendapatkan dividen atau pemasukan sebesar Rp 40 miliar dari PT Delta Djakarta tahun ini. Pemasukan itu merupakan hasil bagi laba dari kinerja tahun 2017.
Oleh karena itu, kata Sandi, pihaknya akan terus mengedepankan komunikasi dengan PT Delta sebagai langkah awal yang baik untuk melepas saham dari sana.
"Tahun lalu kami terima dividen sekitar Rp 40 miliar dan akan dibayarkan di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) ini. Nanti kita akan lihat," kata Sandi.
Diketahui, pelepasan saham PT Delta merupakan janji Anies-Sandi saat berkampanye pada Pilkada DKI 2017. Hal tersebut menurut Sandi sudah sesuai RPJMD DKI 2017-2022. Pemprov DKI sendiri memiliki saham sebesar 26,25 persen di PT Delta Djakarta Tbk.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya