Nasib Formula E, Tinggal 5 Bulan Lagi Tetapi Status Tender Gagal
Merdeka.com - Ajang balap mobil listrik Formula E tetap dijadwalkan pada Juni. Itu artinya, persiapan untuk pembangunan infrastruktur Formula E tersisa lima bulan.
Tender untuk pembangunan infrastruktur telah dimulai. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggung jawab acara telah memulai tender untuk pengaspalan lintasan Formula E.
Mengutip eproc.jakarta-propertindo.com, publikasi tender kontraktor untuk pembangunan lintasan Formula E dibuka pada 4 Januari. Nama pekerjaan yang tertera dalam situs tersebut yaitu jasa rancang bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E.
Nomor pengadaan, 001/pengumuman/I/2022, tanggal 4 Januari 2022. Nama pekerjaan jasa rancang bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E. Nilai HPS Rp50.157.633.916.
Setelah pengumuman disampaikan, kontraktor yang hendak mengikuti tender tersebut hanya memiliki batas waktu 2 hari, yaitu 5-6 Januari pukul 6 sampai 4 sore. Setelah mendaftar, calon kandidat mengambil dokumen pada 6-7 Januari.
Jadwal annwijzing (penjelasan teknis) dimulai pada 10 Januari pukul 09.00 WIB. Proses singkat tender selama tujuh hari dinilai sesuai ketentuan.
"Sudah sesuai ketentuan," ujar singkat Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (6/1).
Berdalih Retender
Pelaksanaan Formula E terus menuai kritik. Setelah tender yang berlangsung singkat, Komisi B DPRD sebagai mitra kerja PT Jakpro mengkritik kondisi calon lokasi acara.
Formula E direncanakan digelar di Ancol, Jakarta Utara. Saat Komisi B melakukan peninjauan ke lokasi, pada Rabu 29 Desember 2021, anggota Komisi B Pandapotan Sinaga mengaku terkejut karena titik bekas pembuangan lumpur menjadi rute lintasan. Pandapotan ragu dengan kelayakan kontur tanah untuk dijadikan lintasan.
Rencana Formula E kembali diterpa kendala. Tender yang dibuka pada 4 Januari dinyatakan gagal. Kondisi tersebut disampaikan melalui situs eproc Jakarta Propertindo.
Mengutip eproc.jakarta-propertindo.com tertera bahwa status tender gagal. Tidak ada penjelasan detil dari pihak Jakpro atas kegagalan tender ini.
"Rancang Bangun Proyek Pembangunan Lintasan Balap Formula E (GAGAL)," demikian keterangan tender yang dikutip melalui situs eproc Jakpro, Selasa (25/1).
Namun Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto mengatakan, tender telah kembali dilaksanakan.
"Bukan gagal, tetapi retender. Hari ini sudah proses lagi secepatnya selesai," ucap Widi, Selasa (25/1).
Hingga pukul 17.00 WIB, keterangan pada situs eproc Jakpro masih dalam status gagal. Merdeka.com telah meminta penjelasan dari Managing Director Formula E Gunung Kartiko dan Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni, namun tak kunjung mendapat jawaban.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya